Diduga Produksi Konten Pornografi di Kamar Hotel, Pasangan Asal Kediri Digerebek Polres Tulungagung
Puncak Pujawali Purnama Kadasa, Jaya Negara dan Arya Wibawa Mundut Pratima di Penyineban Pura Agung Lokanatha
Foto: Wali Kota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa hadiri Bhakti Penyineban di Pura Agung Lokanatha Denpasar. Prosesi sakral penutup Pujawali Purnama Kadasa.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar resmi menutup rangkaian Karya Pedudusan Alit sekaligus Pujawali di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, melalui prosesi Bhakti Penyineban, Jumat (3/4/2026). Upacara sakral yang bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemkot dan warga untuk memperkuat spiritualitas dan keharmonisan kota.
Bhakti penyineban dihadiri langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota, I Kadek Agus Arya Wibawa. Turut mendampingi, Ketua Komisi II DPRD Denpasar I Wayan Sutama, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Di sela-sela persembahyangan, Wali Kota Jaya Negara mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh tahapan upacara yang telah berlangsung. Ia menekankan bahwa kelancaran yadnya ini merupakan buah dari semangat gotong royong dan ketulusan para pengayah.
“Pujawali ini berjalan labda karya. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memohon kerahajengan bagi seluruh warga Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.
Suasana khidmat kian terasa saat Wali Kota Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Arya Wibawa turut serta dalam prosesi mundut pratima bersama para pemangku dan pengayah menuju stana masing-masing sebagai tanda berakhirnya masa nyejer.
Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa rangkaian upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Karang dari Griya Tegeh Karang Lumintang. Ia menambahkan, kesuksesan acara ini juga didukung penuh oleh berbagai unsur, mulai dari Penyuluh Bahasa Bali hingga Sekaa Gong Paguh Swara Kencana Banjar Pemalukan.
“Kami berharap melalui pujawali ini, tercipta energi positif yang mampu menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya, sesuai dengan visi pembangunan Denpasar yang berlandaskan budaya,” pungkas Alit Surya Antara.
Editor: Rudi.







