Hemat Listrik hingga BBM, BKPSDM Tegaskan Kebijakan WFH Jumat ASN Pemprov Bali Tetap Berlaku
Polresta Denpasar ‘Dikepung’ Simpatisan Bali Matangi, Kawal Gus Kris Jalani Pemeriksaan Kasus Akasia
Foto: Ratusan simpatisan Bali Matangi mendatangi Polresta Denpasar (6/1) dukung Gus Kris terkait insiden di Jalan Akasia XVI. Simak jalannya pemeriksaan saksi dan korban.

DENPASAR, Letternews.net – Suasana di Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar mendadak ramai pada Selasa (06/01/2026). Ratusan warga yang tergabung dalam simpatisan Bali Matangi mendatangi Mapolresta untuk memberikan dukungan moril kepada Gus Kris, tokoh yang tengah menjalani pemeriksaan terkait insiden di Jalan Akasia XVI, Kesiman.
Kehadiran massa ini merupakan buntut dari peristiwa yang terjadi di Kos Indah Akasia No. 120, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, tepat di malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025) lalu. Kasus ini kini telah resmi bergulir ke ranah hukum setelah kedua belah pihak yang terlibat saling melapor.
Gus Kris Hadir Bersama Korban di Bawah Umur
Berdasarkan pantauan tim letternews.net, Gus Kris tiba di Polresta Denpasar didampingi oleh tim kuasa hukumnya. Kehadirannya kali ini adalah untuk memberikan keterangan sebagai saksi.
Tidak hanya sendiri, Gus Kris juga turut mendampingi dua orang korban yang masih berstatus di bawah umur untuk menjalani pemeriksaan tambahan. Tim kuasa hukum menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk kooperatif terhadap proses hukum yang sedang berjalan demi mencari keadilan bagi para korban.
Solidaritas Bali Matangi: Kawal Sampai Tuntas
Simpatisan Bali Matangi yang memadati halaman Polresta menyatakan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini. Mereka berharap pihak kepolisian bertindak objektif dan transparan dalam menangani kasus yang melibatkan kekerasan terhadap anak di bawah umur tersebut.
“Kami datang untuk memastikan hukum tegak lurus. Kami berdiri di belakang Gus Kris karena beliau membela anak-anak yang menjadi korban,” ujar salah satu koordinator lapangan simpatisan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan di ruang penyidik masih berlangsung. Pihak Polresta Denpasar belum memberikan keterangan resmi terkait detail perkembangan hasil pemeriksaan terbaru.
Editor: Rudi.








