LetterNews
03 November 2026
13:55 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
29 June 2026 20:07 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 29 June 2026, 20:07 WITA

PGRI Bali dan MTC International Teken MoU di Sanur, Buka Akses Kuliah dan Kerja Legal ke Eropa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga sekaligus mengemban amanah sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

DENPASAR, Letternews.net – Langkah progresif dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal berdaya saing global terus digelorakan di Kota Denpasar. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali resmi menjalin kerja sama strategis dengan lembaga MTC International guna membuka kran kesempatan pendidikan serta karier internasional yang aman dan legal bagi generasi muda serta para guru di Bali.

Kolaborasi bermakna ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dirangkaikan dalam acara Interactive Talkshow di Hotel Grand Palace Sanur, Denpasar, pada Senin (29/6/2026). Rangkaian acara ini terselenggara berkat sinergi apik antara MTC International dan Casa College Cyprus.

Agenda internasional tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga sekaligus mengemban amanah sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

[irp]

Sekda Eddy Mulya: Siapa yang Cepat Beradaptasi, Dialah Pemenang Era Global

Dalam arahannya, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan terobosan taktis untuk menyiapkan SDM Bali agar tidak sekadar menjadi penonton di era ekonomi global. Sebagai organisasi profesi, PGRI Bali berkomitmen menghadirkan inovasi konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi guru dan siswa.

Kemitraan global ini diproyeksikan menyasar para pelajar, khususnya siswa jenjang SMA dan SMK di Bali, agar mereka memiliki alternatif jalur pendidikan lanjutan serta peluang kerja yang valid di luar negeri. Namun, Eddy Mulya menggarisbawahi bahwa peningkatan kapasitas ini harus berjalan seimbang antara murid dan tenaga pendidik.

“Semangat kita adalah siapa yang mampu beradaptasi dengan perubahan, maka dialah yang akan memenangkan persaingan. Tidak hanya murid yang ditingkatkan kapasitasnya, guru juga wajib terus memoles kompetensinya sebagai pendamping pembelajaran. Jangan sampai mendampingi tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai,” tegas Eddy Mulya.

Lebih lanjut, ia berharap ruang kolaborasi yang terus dibuka oleh PGRI Bali ini mampu melahirkan generasi muda berwawasan global (global mindset), tanpa sedikit pun menanggalkan jati diri, etika, dan karakter adiluhung masyarakat Bali.

[irp]

Edukasi Jalur Resmi: Mengikis Stigma Mahal dan Risiko Penipuan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama MTC International, I Putu Miasta, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan PGRI Bali menjadi momentum krusial untuk meluruskan persepsi keliru yang selama ini berkembang di tengah masyarakat mengenai akses internasional.

Menurut Putu Miasta, sebagian besar masyarakat masih dihantui anggapan bahwa kuliah atau bekerja di luar negeri selalu membutuhkan biaya yang sangat fantastis dan rentan terhadap aksi penipuan agensi bodong.

“Melalui jalur kemitraan ini, kami ingin memberikan edukasi menyeluruh serta membuka akses seluas-luasnya mengenai jalur studi dan karier ke luar negeri yang aman, transparan, dan legal. Kami ingin membantu menyukseskan program pemerintah dalam mengikis angka pengangguran serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat lewat kompetensi yang diakui global,” papar Putu Miasta.

[irp]

Hadirkan Direktur Eksekutif Casa College Cyprus, Kupas Prospek Kerja di Eropa

Guna menyajikan informasi yang akurat dan komprehensif, Interactive Talkshow ini menghadirkan narasumber utama dari benua Eropa, yaitu President & Executive Director Casa College Cyprus, Mr. Yiannis Saveriades.

Di hadapan peserta, Mr. Yiannis memaparkan secara rinci mengenai program kuliah sambil kerja (work and study program), skema beasiswa, hingga prospek karier jangka panjang yang menjanjikan di kawasan Uni Eropa.

Melalui kolaborasi lintas negara ini, generasi muda Bali diharapkan dapat menyerap pengalaman serta ilmu pengetahuan berskala internasional di Eropa, untuk kemudian hari kembali ke tanah air demi membangun daerah dan bangsa.

Editor: Rudi