Pertemuan De Gadjah dan Wayan Koster: Bahas PSEL hingga Solusi Darurat Sampah Bali

 Pertemuan De Gadjah dan Wayan Koster: Bahas PSEL hingga Solusi Darurat Sampah Bali

DISKUSI UNTUK BALI: Made Muliawan Arya (De Gadjah) saat memberikan keterangan terkait pertemuannya dengan Wayan Koster, Senin (20/4). Fokus utama pembicaraan adalah penanganan sampah dan percepatan program PSEL demi kelestarian Pulau Dewata.

DENPASAR, Letternews.net – Pertemuan antara dua tokoh sentral Bali, Made Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah dengan Wayan Koster, kembali mencuri perhatian publik. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat pada jam makan siang tersebut, keduanya intens berdiskusi mengenai persoalan krusial yang tengah dihadapi Pulau Dewata, yakni tata kelola sampah.

Kepada media pada Senin (20/4), De Gadjah mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang diskusi santai namun tetap berfokus pada masa depan Bali. Salah satu poin utama yang dibahas adalah progres Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL).

BACA JUGA:  Kejaksaan Agung dan Kejati Riau Tangkap Buronan Robby Mattoaly

“Pertemuan saya dengan Pak Koster kebetulan pas jam makan siang. Kami kadang ngopi, kadang makan, kami ngobrol santai sambil diskusi untuk Bali. Diskusi tentang sampah, juga tentang PSEL yang sebentar lagi akan MoU (Memorandum of Understanding),” ujar De Gadjah.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Bali ini menambahkan, diskusi tidak hanya terpaku pada rencana besar PSEL, tetapi juga menyentuh solusi jangka pendek. Keduanya sepakat bahwa tata kelola sampah sebelum PSEL resmi beroperasi membutuhkan perhatian mendesak agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

BACA JUGA:  Tanggapi Bully di Media Sosial, Wayan Koster: Itu Risiko Pemimpin, Saya Pilih Tetap Fokus Bekerja!

“Tata kelola sampah sebelum PSEL beroperasi juga kami bahas. Itu kan harus ada solusinya,” imbuhnya.

Sinergi antara tokoh-tokoh Bali ini memberikan sinyal positif bagi masyarakat bahwa penanganan isu lingkungan menjadi prioritas bersama, lintas garis politik. Pertemuan ini diharapkan mampu mempercepat langkah-langkah konkret dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bali di masa mendatang.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: