LetterNews
03 November 2026
04:38 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
25 October 2026 19:51 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 25 October 2026, 19:51 WITA

Pemancing Asal Klungkung Jatuh Terpeleset dari Karang Bukit Asah, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian Besar-besaran

Upaya Penyelamatan Menggunakan Aqua Eye dan Rubber Boat Belum Membuahkan Hasil: Pencarian Kadek Agus Mahendra di Perairan Karangasem Dilanjutkan Besok Pagi

Foto: Tim SAR Gabungan

KARANGASEM, Letternews.net – Tim SAR gabungan mengerahkan armada dan peralatan sensor bawah air untuk mencari seorang pemancing yang dilaporkan terpeleset dan tenggelam terseret arus di tebing Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Minggu (25/10/2026).

Korban diketahui bernama I Kadek Agus Mahendra (21), warga Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Kabupaten Klungkung. Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar menerima laporan kejadian darurat tersebut dari I Wayan Sukarya pada pukul 10.50 WITA.

Berdasarkan kronologi yang diterima di lapangan, peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 06.30 WITA saat korban bersama dua rekannya tiba untuk memancing di atas tebing karang Bukit Asah. Sekitar pukul 09.30 WITA, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh terperosok ke laut hingga terseret ombak. Kedua rekannya sempat berupaya menolong korban dengan mengulurkan sebatang bambu, namun derasnya arus laut Karangasem dengan cepat menarik Mahendra hingga hilang tenggelam.

Menerima laporan tersebut, sebanyak 7 personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem dikerahkan menuju lokasi kejadian pada pukul 11.00 WITA. Setibanya di lokasi pada pukul 11.20 WITA, tim langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan membagi tim penyisiran.

Gunakan Teknologi Aqua Eye dan rubber Boat, Operasi SAR Dilanjutkan Besok Pagi

Tim SAR membagi penanganan menjadi dua Sub Rencana Operasi (SRU). Pada pukul 11.45 WITA, tiga personel SAR meluncur menggunakan rubber boat (perahu karet) untuk melakukan penyisiran di titik perairan jatuhnya korban, sementara SRU darat menyisir sepanjang tebing dan kawasan Pantai Pasir Putih (Virgin Beach).

Pencarian gelombang kedua kembali dilaksanakan pada pukul 15.30 WITA dengan menerjunkan alut modern berupa Aqua Eye—alat pemindai sensor bawah permukaan air laut—di sekitar area tenggelamnya korban. Namun hingga sore hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Penyisiran telah dilakukan secara maksimal di laut maupun pemantauan dari atas tebing Bukit Asah. Hingga pukul 17.30 WITA hasil pencarian masih nihil dan akan dilanjutkan besok pagi. Kendala di lapangan relatif nihil karena cuaca sangat mendukung untuk pergerakan perahu dan personel,” terang Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara.

Operasi SAR berskala besar ini melibatkan sinergi unsur gabungan yang terdiri dari Pos Basarnas Karangasem, Bakamla RI, Polsek Karangasem, Satpolairud Polres Karangasem, Polairud Pos Kubu, Polairud Pos Padangbai, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bugbug, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, krama masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban.

Sesuai rencana, operasi penyisiran air dan pemantauan tebing akan dioptimalkan kembali pada Senin pagi dengan memperluas radius pencarian di sekitar lokasi kejadian.