LetterNews
22 September 2026
19:50 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Cetak Sejarah Baru! Walikota Jaya Negara Teken PKS Proyek PSEL, Ubah Sampah Denpasar Raya Jadi Energi Listrik

Foto: Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Danantara pada Selasa (7/7/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar terus menancapkan komitmen kuat dalam mewujudkan sistem pengelolaan lingkungan yang modern dan berkelanjutan.

Langkah revolusioner ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Danantara pada Selasa (7/7/2026).

Pada kesempatan yang sama di Lapangan Niti Mandala Renon, dilaksanakan pula penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan proyek kepada PT Weiming Nusantara Bali New Energy selaku Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP).

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut konkret dari kerja sama penyediaan sampah dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang sebelumnya telah disepakati bersama oleh Pemkot Denpasar, Pemkab Badung, Pemprov Bali, dan pihak BUPP PSEL. Penandatanganan ini menjadi sejarah penting dimulainya percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di kawasan Denpasar Raya.

[irp]

Disaksikan Menko Pangan, Lahan Proyek Berstatus Ready to Build

Prosesi penandatanganan bersejarah ini disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Danantara, Gubernur Bali Wayan Koster, serta Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya.

Guna memastikan proyek berjalan tanpa hambatan, Pemerintah Kota Denpasar menyerahkan fisik lahan proyek dalam kondisi ready to build atau siap bangun. Dengan demikian, proses konstruksi fisik di lapangan dapat segera dieksekusi.

[irp]

PSEL Bali Jadi Implementasi Pertama di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa Bali bersiap mencatat sejarah baru dalam pengelolaan lingkungan melalui peluncuran pembangunan proyek PSEL ini. Proyek ini sekaligus menjadi implementasi pertama di Indonesia sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) dalam percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

“Kehadiran PSEL diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah. Secara nasional, sistem PSEL diproyeksikan mampu menangani sekitar 22 persen persoalan sampah di Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan.

Kendati mengadopsi teknologi canggih, Menko Pangan mengingatkan bahwa hulu dari pengelolaan sampah tetap berada pada perubahan perilaku masyarakat, yakni memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan alat pengolah kompos mandiri.

[irp]

Walikota Jaya Negara: Mengubah Masalah Jadi Berkah Sumber Energi

Di sela-sela kegiatan, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa penanganan sampah adalah prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan sinergi lintas sektor secara berkelanjutan.

“Kehadiran fasilitas PSEL diharapkan tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA), tetapi juga menghasilkan energi listrik melalui pemanfaatan teknologi modern yang ramah lingkungan,” jelas Jaya Negara.

Jaya Negara berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan mulus agar fasilitas PSEL bisa segera beroperasi penuh demi memberikan manfaat nyata bagi krama Denpasar maupun Bali secara umum.

“Sinergi ini menjadi kunci menghadirkan solusi yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Bali yang bersih, hijau, dan mampu mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi yang bernilai,” pungkas Walikota Denpasar.

Editor: Rudi

Mari bergabung bersama kami!