Pangkas Waktu Tempuh Penanganan Darurat, Dinas Damkar Denpasar Operasikan Dua Pos Baru dan Rekrut 30 Personel

 Pangkas Waktu Tempuh Penanganan Darurat, Dinas Damkar Denpasar Operasikan Dua Pos Baru dan Rekrut 30 Personel

Foto : Armada baru mobil damkar diresmikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar pada Minggu (15/12), bertempat di Kantor Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.

DENPASAR, Letternews.net Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Denpasar terus bergerak cepat memperkuat cakupan layanan darurat bagi masyarakat. Guna mempercepat penanganan di wilayah utara, timur, hingga selatan Kota Denpasar, dua pos damkar baru siap beroperasi secara penuh di wilayah Sekar Tunjung (Kesiman) dan Kelurahan Serangan.

Langkah strategis ini diambil guna memangkas response time (waktu tempuh) petugas menuju lokasi kebakaran maupun kejadian darurat lainnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Literasi Pangan, Farmasi Unmas Denpasar Latih Warga Binaan LPKA Karangasem Deteksi Bahan Berbahaya

Rincian Fasilitas dan Penempatan Pos Baru Damkar Denpasar

Pengoperasian dua pos baru ini membawa perubahan signifikan pada tata kelola operasional penanggulangan bencana di Kota Denpasar:

  • Pos Sekar Tunjung (Kesiman): Hadir menggantikan operasional Pos Juanda yang selama ini memiliki keterbatasan area parkir armada dan harus berbagi lokasi dengan BPBD Denpasar. Seluruh armada dari Pos Juanda resmi dipindahkan ke lokasi baru ini demi optimalisasi pergerakan petugas.

  • Pos Serangan: Diperkuat dengan tiga armada baru yang siap siaga 24 jam, mencakup satu unit mobil pemadam kapasitas 5.000 liter, satu unit pemadam kapasitas 3.000 liter, serta satu unit kendaraan rescue (penyelamatan). Posko ini difokuskan menangani kedaruratan di Kelurahan Serangan serta wilayah penyangga seperti Sanur, Sidakarya, dan Sesetan.

BACA JUGA:  Polri Tangkap Pelaku Penipuan Modus Subscribe YouTube

Rekrut 30 Personel Outsourcing untuk Memenuhi Standar Ideal Regu

Tak hanya menambah sarana fisik dan kendaraan tempur, Dinas Damkar Kota Denpasar juga menggaet 30 tenaga kerja outsourcing baru. Penambahan ini ditujukan untuk mengisi kekurangan personel lapangan serta kebutuhan staf administrasi yang nantinya dibagi ke dalam empat regu penanganan.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menyampaikan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) dan sarana ini sangat vital agar operasional petugas dapat memenuhi standar ideal keselamatan.

“Penambahan sarana dan sumber daya manusia ini sangat vital agar setiap regu dapat memenuhi standar ideal minimum 10 personel. Penempatan armada yang lebih dekat dengan kawasan pemukiman warga diharapkan dapat menekan potensi kerugian materiil maupun korban jiwa akibat bencana,” tegas I Made Tirana.

Editor: Rudi

.

Bagikan: