Peringati Maulid Nabi, Ribuan Warga IMPB Tumpah Ruah Hadiri IMPB Bersholawat di Denpasar
Libatkan 700 Seniman, Peed Aya Duta Kota Denpasar Siap Tampil Megah di Pembukaan PKB 2026
Foto: Kesiapan tersebut dipastikan langsung melalui pelaksanaan gladi bersih dan pembinaan intensif di Areal Taman Kota Lumintang, Denpasar, Jumat (29/5/2026) petang.
DENPARSAR, Letternews.net – Tim Kesenian Peed Aya (Pawai) Duta Kota Denpasar terus memantapkan kesiapan jelang tampil dalam ajang bergengsi Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada 13 Juni mendatang. Kesiapan tersebut dipastikan langsung melalui pelaksanaan gladi bersih dan pembinaan intensif di Areal Taman Kota Lumintang, Denpasar, Jumat (29/5/2026) petang.
Jalannya gladi ditinjau langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama tim kurator PKB Provinsi Bali, di antaranya maestro seni Prof. Dr. I Made Bandem dan Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum. Tim kurator secara terbuka memberikan pujian atas kemegahan serta kedalaman konsep yang disajikan oleh duta ibu kota ini.
[irp]
Usung Tema Atma Kertih, Hadirkan Garapan Kolosal Lintas Generasi
Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista, menjelaskan bahwa pawai tahun ini mengusung tema filosofis “Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam”. Konsep ini menjabarkan nilai Atma Kertih yang menggambarkan penyucian jiwa menuju manusia yang paripurna.
Dikordinir oleh Komunitas Sakti Manca, sajian kolosal ini diperkuat oleh sedikitnya 700 peserta. Ragam talenta yang terlibat mencakup lintas generasi, bahkan seniman terkecil yang ikut berpartisipasi tercatat masih berusia lima tahun.
“Kami melibatkan ratusan talenta muda dari berbagai elemen, mulai dari sanggar seni, sekolah, sekaa teruna, hingga komunitas seni di Denpasar. Keterlibatan anak-anak sejak usia dini ini merupakan wujud nyata aktualisasi dan kaderisasi potensi generasi muda Bali,” tutur pria yang akrab disapa Gus Eka ini.
[irp]
Rangkaian Fragmen Megah: Dari Legong Manca hingga Ogoh-Ogoh Gemeh
Sajian Peed Aya Kota Denpasar dikemas berurutan dan terstruktur rapi untuk memukau penonton di panggung pembukaan PKB 2026. Alur pawai akan diawali oleh barisan Papan Nama, peragaan Busana Adat khas Kota Denpasar, disusul parade Tek-Tekan, Karnaval, Bungan Jaja, serta perlengkapan ritual Uparengga.
Ketegangan estetik akan semakin memuncak saat memasuki area inti, menampilkan:
-
Tari Legong Manca yang diiringi lantunan Semara Pegulingan Sekehe Nada Acharya.
-
Tari Barong kolosal persembahan Sekehe Kubu Barong Kota Denpasar.
-
Tari Sang Hyang Dedari yang sakral diiringi barisan Pasepan.
-
Garapan Tematik Wayang Sapuh Leger diiringi tabuh Gender Sekehe Sabda Kencana Sakti.
-
Ogoh-Ogoh Sapa Warang mahakarya Banjar Gemeh yang diiringi hentakan dinamis Sekehe Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.
[irp]
Wali Kota Jaya Negara Motivasi Seniman untuk Jaga Kesehatan
Melihat performa impresif tersebut, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengaku optimis Duta Kota Denpasar mampu mencuri perhatian publik internasional pada pembukaan PKB nanti. Namun, Jaya Negara mengingatkan jajaran tim untuk tidak cepat puas dan tetap menjadikan catatan evaluasi dari tim kurator sebagai bahan penyempurnaan di sisa waktu yang ada.
“Persiapan garapan yang disajikan oleh Komunitas Sakti Manca dan seluruh seniman sudah sangat baik dan megah. Sekarang tugas kita bersama adalah menjaganya agar performa ini tampil optimal di ajang sesungguhnya. Saya juga berterima kasih kepada para orang tua yang senantiasa mendukung penuh buah hatinya, dan titip pesan agar seluruh peserta disiplin menjaga kesehatan serta stamina,” pungkas Wali Kota Jaya Negara.
Editor: Rudi.








