LetterNews
02 November 2026
20:10 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
06 June 2026 15:49 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 06 June 2026, 15:49 WITA

Lestarikan Tradisi Kuliner Bali, Wawali Arya Wibawa Cicipi Hasil Lomba Ngelawar Bulan Bung Karno di Densel

Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Budha, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, serta Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, Wawali Arya Wibawa langsung membaur bersama warga siber dan masyarakat lokal.

DENPASAR, Letternews.net – Halaman Kantor Kecamatan Denpasar Selatan berubah menjadi lautan kreativitas kuliner pada Jumat (5/6/2026). Perwakilan dari seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Denpasar Selatan berkumpul untuk beradu keahlian dalam ajang Lomba Ngelawar. Kegiatan seni kuliner tradisional ini digelar secara meriah sebagai rangkaian utama dalam memperingati Bulan Bung Karno VIII di wilayah Denpasar Selatan.

Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Budha, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, serta Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, Wawali Arya Wibawa langsung membaur bersama warga siber dan masyarakat lokal.

[irp]

Wawali Arya Wibawa Tinjau dan Cicipi Lawar Peserta

Sejak pertama kali menginjakkan kaki di lokasi acara, Wawali Arya Wibawa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Pria yang akrab disapa tulus oleh warga ini meninjau satu per satu stan perwakilan desa/kelurahan untuk melihat langsung proses pencincangan daging, peracikan bumbu (basa genep), hingga proses pengadukan lawar secara tradisional.

Tidak sekadar menonton, Wawali Arya Wibawa juga kedapatan beberapa kali mencicipi langsung lawar hasil karya para peserta. Menurutnya, cita rasa otentik yang dihasilkan mencerminkan tingginya pemahaman masyarakat Denpasar Selatan terhadap warisan kuliner leluhur.

“Lomba Ngelawar se-Kecamatan Densel ini adalah salah satu cermin nyata dari pelaksanaan Visi Misi Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya. Kegiatan ini menguatkan tradisi dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi ajang solidaritas antarpeserta dengan semangat gotong royong yang kuat,” ujar Arya Wibawa di sela-sela perlombaan.

[irp]

Implementasi Ajaran Tri Sakti Bung Karno

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba, Oka Suputra, menjelaskan bahwa esensi dari Lomba Ngelawar dalam rangka Bulan Bung Karno VIII tahun 2026 ini bukan sekadar mengejar status juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wujud implementasi konkret dari ideologi dan ajaran luhur Proklamator RI, Bung Karno.

“Kegiatan lomba ngelawar ini mengimplementasikan poin ketiga dari ajaran Tri Sakti Bung Karno, yaitu Berkepribadian di Bidang Kebudayaan. Lewat momen ini, kita diajak untuk terus menjaga, melestarikan, dan bangga terhadap budaya serta tradisi kuliner khas yang kita miliki di Bali,” jelas Oka Suputra.

Ajang bergengsi tingkat kecamatan ini diikuti oleh perwakilan seluruh desa/kelurahan di wilayah Denpasar Selatan dengan total 50 orang perajin lawar terbaik. Guna mengapresiasi kreativitas mereka, panitia telah menyiapkan hadiah berupa piala penghargaan serta uang pembinaan bagi para pemenang yang dinilai memenuhi standar rasa, kebersihan, dan teknik pembuatan terbaik.

Editor: Rudi.