Kodam IX/Udayana Sampaikan Duka Mendalam Terkait Kecelakaan Kendaraan Dinas TNI di Baturiti, Tabanan

 Kodam IX/Udayana Sampaikan Duka Mendalam Terkait Kecelakaan Kendaraan Dinas TNI di Baturiti, Tabanan

Foto: Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman mengklarifikasi isu viral pengantaran Pelda Chrestian Namo ke Denpom Kupang. Tegaskan pengantaran sesuai prosedur TNI AD.

DENPASAR, Letternews.net – Kodam IX/Udayana menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas publik terkait musibah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan dinas TNI dengan masyarakat sipil di Kabupaten Tabanan. Peristiwa yang terjadi di jalur utama Denpasar–Singaraja tersebut kini dalam penanganan serius pihak otoritas hukum militer.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si, menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) sore di Desa Luwus, Baturiti. Kecelakaan melibatkan satu unit truk dinas Hino milik Komlekdam IX/Udayana yang sedang membawa personel Satgas Pamtas PNG menuju Singaraja, dengan sebuah sepeda motor custom yang dikendarai oleh I Putu Krisnawan (21).

BACA JUGA:  BRI Buka Layanan Operasional Terbatas Saat Libur Nataru, Layani Kebutuhan Nasabah Dengan Aman dan Lancar

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Satuan telah mengambil langkah cepat pasca kejadian, mulai dari evakuasi korban hingga koordinasi intensif dengan pihak keluarga,” ujar Kolonel Inf Widi Rahman dalam keterangan persnya di Denpasar, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan laporan awal, tabrakan terjadi saat kedua kendaraan berupaya mendahului kendaraan lain dari arah berlawanan. Meski pengemudi truk telah berupaya melakukan manuver menghindar, benturan tidak dapat terelakkan. Pengendara motor, I Putu Krisnawan, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral, Komandan Satuan Komlekdam IX/Udayana beserta jajaran telah melakukan kunjungan duka ke rumah keluarga almarhum untuk memberikan santunan dan bantuan. Pihak keluarga menyatakan telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas.

BACA JUGA:  Liburan, Presiden Jokowi Bersama Keluarga Naik Andong di Malioboro

Kapendam menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi evaluasi internal yang mendalam bagi pembinaan personel di jajaran Kodam IX/Udayana. “Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara transparan dan objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna mewujudkan keadilan dan profesionalisme,” tegas Kapendam.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: