Asesmen MSCI Terbaru: Langkah Strategis OJK dan BEI Perkuat Likuiditas Pasar Modal Indonesia

 Asesmen MSCI Terbaru: Langkah Strategis OJK dan BEI Perkuat Likuiditas Pasar Modal Indonesia

Foto: Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

JAKARTA, Letternews.net – Pasar modal Indonesia kembali mencatatkan capaian positif di kancah internasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik laporan Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities yang dirilis oleh MSCI Inc. pada Senin (20/4). Pengumuman ini menjadi bukti nyata bahwa langkah reformasi yang ditempuh Indonesia mendapatkan pengakuan global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa apresiasi MSCI ini merupakan hasil dari sinergi kuat antara OJK, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Fokus utama reformasi ini adalah memperkuat transparansi dan integritas pasar.

BACA JUGA:  OJK Dorong Peningkatan Akses Permodalan UMKM

“Berbagai inisiatif strategis ini bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperkuat pelindungan investor, serta mendorong pasar modal Indonesia menjadi lebih kredibel dan berdaya saing global,” ujar Hasan dalam keterangannya, Selasa (21/4).

Beberapa poin reformasi yang mendapat sorotan positif dari MSCI antara lain:

  1. Peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen.

  2. Penguatan granularitas klasifikasi investor.

  3. Implementasi kerangka kerja High Shareholding Concentration (HSC).

  4. Peningkatan batas minimum free float.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menambahkan bahwa pengakuan awal dari MSCI ini adalah sinyal positif bagi arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, koordinasi aktif dengan pelaku pasar global akan terus diperkuat agar langkah reformasi berjalan konsisten dan terukur.

BACA JUGA:  Kukuhkan 109 Pecalang Desa Adat Sumerta, Walikota Jaya Negara: Garda Terdepan Penjaga Adat dan Keamanan Pariwisata

Saat ini, MSCI tengah melakukan asesmen lanjutan untuk Index Review pada Mei 2026 dan Market Accessibility Review pada Juni 2026. OJK memandang proses ini sebagai momentum krusial untuk menunjukkan efektivitas kebijakan yang telah digulirkan.

Guna menjaga tren positif ini, OJK berkomitmen menjalankan delapan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. Langkah ini mencakup penguatan likuiditas, penegakan hukum, tata kelola, hingga pendalaman pasar demi memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: