Kemarau Mulai Meluas, BNPB Catat Krisis Air Bersih dan Karhutla Marak di Berbagai Daerah

 Kemarau Mulai Meluas, BNPB Catat Krisis Air Bersih dan Karhutla Marak di Berbagai Daerah

Foto: Penanganan BNPB, bantuan darurat dan respon cepat telah disalurkan di beberapa titik terdampak

JAKARTA, Letternews.net Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan peningkatan kejadian kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia sepanjang kurun waktu 5 hingga 6 Agustus 2026. Penurunan intensitas hujan selama musim kemarau menjadi pemicu utama menyusutnya sumber air bersih serta meningkatnya potensi kebakaran lahan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menyampaikan bahwa pemerintah daerah melalui BPBD setempat bergerak cepat mendistribusikan puluhan ribu liter air bersih dan memadamkan titik api.

“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Gunakan air bersih secara bijak dan siapkan cadangan air keluarga guna mengantisipasi dampak kemarau,” imbau Abdul Muhari, Ph.D.

BACA JUGA:  Selesainya Renovasi Pura, Walikota Denpasar Hadiri Karya Agung di Suwung

Rincian Sebaran Krisis Air dan Insiden Karhutla

Berdasarkan data penanganan BNPB, bantuan darurat dan respon cepat telah disalurkan di beberapa titik terdampak:

  • Jawa Timur & Jawa Barat: BPBD Lamongan mendistribusikan 40.000 liter air bersih untuk 741 KK di tiga kecamatan (Sarirejo, Ngimbang, Bluluk). Sementara di Subang, Jawa Barat, sebanyak 5.000 liter air disalurkan bagi warga Kecamatan Pagaden.

BACA JUGA:  Pelopor Nasional, Bali Gelar Apel Siaga Pilah Sampah Menuju Target Bebas TPA Desember 2026
  • Jawa Tengah: Krisis air melanda Cilacap (10 kecamatan/28.000 liter air), Purworejo (107 KK/30.000 liter air), serta Sragen (448 KK/41.000 liter air).

  • Kebakaran Lahan di Aceh: Lahan seluas 3 hektare di Pidie Jaya (Gampong Langien Tualada) dan 3 hektare di Aceh Besar (Gampong Panca) hangus terbakar. Seluruh titik api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan BPBD.

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD di seluruh Indonesia untuk memantau perkembangan situasi serta memprioritaskan pembuatan sumur bor dan distribusi air bersih secara berkala.

Editor: Rudi

.
Bagikan: