
DENPASAR, Letternews.net – Penanganan musibah kebakaran di Jalan Nakula, Desa Pemecutan Klod, Denpasar, memasuki hari ketiga pada Rabu (2/9/2026). Guna memaksimalkan pemadaman api yang terperangkap di bawah tumpukan puing sampah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar sampai menerjunkan tiga unit eskavator ke lokasi kejadian.
Penggunaan alat berat tersebut menjadi strategi krusial untuk membongkar materi puing sampah agar semprotan air dari armada Damkar dapat menembus titik api di bagian bawah.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menjelaskan bahwa pola pemadaman ini mengadopsi teknik yang pernah diterapkan saat menanggulangi kebakaran besar di TPA Suwung.
“Tanpa eskavator kita sulit memadamkan api yang berada di bawah tumpukan sampah. Seberapa besar kita nyemprot dari atas, apinya tidak akan kena. Kecuali kita garuk dengan eskavator, baru kita semprot,” ujar Made Tirana pada Rabu (2/9/2026).
[irp]
Made Tirana menambahkan, per Rabu pagi jumlah armada yang disiagakan di lokasi telah disesuaikan menjadi 9 unit dari Damkar Denpasar dan 3 unit bantuan dari Damkar Kabupaten Badung.
Titik api utama dilaporkan sudah berkurang signifikan dan didominasi kepulan asap tipis. Dengan masuknya tiga unit eskavator pada Rabu sore, seluruh area kebakaran diperkirakan bersih total dan padam sepenuhnya pada Kamis (3/9/2026) pagi.
[irp]
Di sisi penanganan kemanusiaan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial bergerak cepat mendampingi para korban terdampak di pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Gusti Ayu Laxmy Saraswati, didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, I Gusti Ketut Sudiatmika, mengungkapkan bahwa berdasarkan verifikasi bersama tokoh masyarakat dan pengurus musala setempat, jumlah korban terdampak tercatat sebanyak 85 KK (meningkat dari pendataan awal 23 KK).
Langkah penanganan yang telah dan sedang dijalankan Dinsos Kota Denpasar meliputi:
[irp]
Bantuan Logistik Dasar: Pendistribusian bantuan awal berupa matras, sembako, pakaian layak pakai, serta family kit khusus balita.
Layanan Kesehatan: Pembukaan posko pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terpapar asap kebakaran.
Asesmen Pemulangan: Warga terdampak luar daerah yang tidak lagi memiliki tujuan tempat tinggal di Denpasar akan dibantu proses pemulangannya ke daerah asal.
“Meski sebagian warga terdampak merupakan warga luar Denpasar, bantuan kemanusiaan tetap dijalankan secara maksimal atas nama kepedulian bersama,” tegas Kadinsos Laxmy Saraswati.
Editor: Rudi