LetterNews
02 November 2026
23:57 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
16 May 2026 00:10 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 16 May 2026, 00:10 WITA

Himpun Rp369 Miliar dari ‘Tourist Levy’, Gubernur Koster Apresiasi Kontribusi Wisman Jaga Alam dan Budaya Bali

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster

DENPASAR, Letternews.net — Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh wisatawan mancanegara (wisman) yang telah berkontribusi aktif membayar Pungutan Wisatawan Asing (Foreign Tourist Levy) sebesar Rp150 ribu. Kontribusi nyata ini dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga keberlanjutan taksu Pulau Dewata.

Penghargaan tersebut disampaikan Koster atas partisipasi para turis internasional mendukung program Love Bali yang telah diimplementasikan sejak Februari 2024 demi pelestarian kebudayaan dan lingkungan alam Bali.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tertinggi kepada seluruh turis asing yang telah berkontribusi dengan membayar pungutan wisatawan asing,” ujar Gubernur Koster di Denpasar, Jumat (15/5/2026).

[irp]

Transparansi Dana: Terkumpul Rp369 Miliar untuk Perlindungan Bali

Gubernur Koster memaparkan data signifikan terkait realisasi program ini. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan wisman ke Bali menyentuh angka sekitar 7 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,4 juta wisatawan atau sekitar 34 persen tercatat telah melunasi pungutan wajib tersebut.

Dari tingkat partisipasi ini, Pemerintah Provinsi Bali berhasil menghimpun dana sebesar Rp369 miliar. Koster memastikan dana tersebut dikelola secara transparan untuk mendanai program-program strategis hulu ke hilir.

“Dana dari pungutan wisatawan asing ini digunakan langsung untuk mendukung perlindungan budaya, menjaga kelestarian lingkungan alam Bali, serta memperkuat infrastruktur dan tata kelola pariwisata berkelanjutan,” tegasnya.

Bali Sabet Predikat Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Komitmen Bali dalam menjaga ekosistem pariwisatanya berbuah manis. Pada tahun 2026, Bali kembali dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia sekaligus Pulau Terbaik di Asia Pasifik. Bali juga kokoh menjadi gerbang utama pariwisata nasional dengan menyumbang lebih dari 45 persen dari total kunjungan wisman ke Indonesia.

Menurut Koster, sektor pariwisata adalah tulang punggung ekonomi yang memberikan kemakmuran dan kebahagiaan bagi masyarakat Bali, sekaligus menjaga keseimbangan kehidupan secara sekala dan niskala.

“Tuhan telah menganugerahi Bali dengan alam yang indah, masyarakat yang hangat, serta budaya yang kaya dan unik. Kita bersama masyarakat bekerja sungguh-sungguh untuk mewujudkan sistem pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat,” kata Koster.

[irp]

Imbauan Pembayaran Digital Melalui Aplikasi ‘Love Bali’

Guna meningkatkan efisiensi dan daya saing global, Gubernur Koster mengajak para wisatawan yang mencintai Bali untuk menyelesaikan pembayaran tourist levy sebelum mendarat di bandara. Sistem digitalisasi ini dirancang untuk mempermudah kenyamanan pelancong.

Wisman dianjurkan melakukan pembayaran secara praktis via platform web resmi maupun aplikasi mobile Love Bali.

“Bali, Pulau Dewata, adalah rumah kita, milik kita semua. Mari kita jaga bersama,” pungkas Koster menepis anggapan bahwa pungutan ini memberatkan, melainkan sebuah bentuk investasi kepedulian dari dunia untuk Bali.

Editor: Rudi.