LetterNews
02 November 2026
20:08 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
14 October 2026 19:33 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 14 October 2026, 19:33 WITA

Hadiri Karya Ngenteg Linggih Merajan Pande Wesi Renon, Wawali Arya Wibawa Dorong Penguatan Gotong Royong dan Kelestarian Adat

Wujud Spirit Vasudhaiva Kutumbakam: Pemkot Denpasar Apresiasi Semangat Kebersamaan Pengempon Banjar Pande Dalam Menjaga Tradisi Leluhur

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri upacara suci Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, dan Padudusan Alit di Merajan Pande Wesi, Banjar Pande, Desa Adat Renon, bertepatan dengan Rahina Buda Wage Klawu (14/10/2026). Foto: Hum

DENPASAR, Letternews.net – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri secara langsung rangkaian Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, dan Padudusan Alit di Merajan Pande Wesi, Banjar Pande, Desa Adat Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, bertepatan dengan Rahina Buda Wage Klawu, Rabu (14/10/2026) pagi.

Kehadiran Wawali Arya Wibawa di tengah-tengah warga pengempon turut didampingi oleh Camat Denpasar Selatan I Kadek Ermanto, Lurah Renon I Gede Suweca, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar I Putu Agus Jayadi, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Upacara suci yang dipuput oleh Ide Bhagawan Sri Mpu dari Griya Taman Punggul, Abiansemal ini berlangsung secara khidmat dan penuh rasa kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan rasa bahagianya atas kekompakan warga pengempon Merajan Pande Wesi yang telah menyelenggarakan upacara yadnya secara tulus ikhlas.

“Semoga dengan lancarnya pelaksanaan karya ini yang dilaksanakan dengan kebersamaan dan rasa tulus ikhlas, dapat memberikan berkah kerahayuan bagi masyarakat pengempon, sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ucap Wawali Arya Wibawa.

Ia menambahkan, sinergi yang terjalin erat antara Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat dalam mewujudkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (semua orang adalah bersaudara) merupakan fondasi utama yang memperkokoh jati diri Kota Denpasar sebagai kota berwawasan budaya.

Rangkaian Upacara Yadnya Berlangsung Khidmat Hingga Agenda Nyegara Gunung

Sementara itu, Ketua Panitia Karya, Made Budana, membeberkan bahwa seluruh tahapan rangkaian upacara telah dirancang dan dilaksanakan secara runtut sejak akhir September.

Adapun tahapan karya tersebut meliputi:

  • 30 September 2026: Diawali dengan tahapan Nuasen Karya.
  • 11 Oktober 2026: Pelaksanaan Mendak Nuntun Dewa Hyang di Pura Dalem Puri.
  • 13 Oktober 2026: Prosesi Melasti menuju Segara.
  • 14 Oktober 2026 (Puncak Karya): Pelaksanaan puncak Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, dan Padudusan Alit pada Buda Wage Klawu.
  • 17 Oktober 2026: Prosesi Nyineb Karya dilanjutkan dengan Nyegara Gunung di Pura Goa Lawah, Klungkung.

Made Budana berharap yadnya yang dilandasi rasa sradha bhakti dan ketulusan ini dapat menghadirkan keselamatan serta kedamaian bagi seluruh krama pengempon dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Denpasar.

“Kami berharap pelaksanaan karya dengan rasa tulus ikhlas ini dapat memberikan kebaikan bagi warga kami dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar,” ungkap Made Budana.

Rangkaian acara ditutup dengan sembahyang bersama yang diikuti oleh seluruh pejabat Pemkot Denpasar beserta warga pengempon Banjar Pande Renon.