Gunakan Dana PPK Ormawa Tahun 2022, UKM Pramuka Universitas Udayana Laksanakan Pengabdian Gali Potensi di Desa Songan B

 Gunakan Dana PPK Ormawa Tahun 2022, UKM Pramuka Universitas Udayana Laksanakan Pengabdian Gali Potensi di Desa Songan B

Foto: UKM Pramuka Universitas Udayana

Letternews.net — UKM Pramuka Universitas Udayana merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana yang bergerak di bidang Kepramukaan. UKM Pramuka senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka yaitu Tri Satya dan Dasa Dharma serta mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada bidang pengabdian masyarakat. Salah satu kegiatan yang diikuti oleh UKM Pramuka Universitas Udayana pada tahun ini ada mengirimkan proposal PPK Ormawa.

BACA JUGA:  Mengejutkan! Kejati Bali Tetapkan Prof. I Nyoman Gde Antara Tersangka Kasus Korupsi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi pada tahun 2022 ini, memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi yang berada di lingkungan Kemendikbud Ristek untuk meningkatkan kualitas organisasi kemahasiswaan melalui kegiatan pembelajaran di masyarakat yang sekaligus melaksanakan kegiatan secara langsung berupa pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu program yang ditawarkan yaitu PPK Ormawa. PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan nyata yang diselenggarakan secara langsung di masyarakat ini, organisasi kemahasiswaan dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuannya sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills.

UKM Pramuka Universitas Udayana, setelah melewati berbagai proses seleksi mulai dari seleksi internal dari Universitas Udayana itu sendiri, kemudian seleksi sub proposal oleh Dikti, dan ilanjutkan dengan seleksi presentasi. Pada akhirnya UKM Pramuka Universitas Udayana berhasil lolos sebagai salah satu proposal yang menerima pendanaan PPK Ormawa pada tahun 2022. Ide yang diusul pada kegiatan PPK Ormawa UKM Pramuka Universitas Udayana adalah Inovasi Produk Olahan Bawang Merah: Pasta dan Tepung Bawang Merah Sebagai Usaha Pemaksimalan Potensi di Desa Songan B Kintamani Bali.

Desa Songan B terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Dengan batas-batas sebagai berikut: Sebelah Utara : Desa Belandingan. Sebelah Timur: Desa Tianyar. Sebelah Selatan: Desa Batur. Sebelah Barat: Desa Batur. Potensi yang dapat dikembangkan dari Desa Songan B yakni pengembangan produk olahan dari bawang merah. Pengelolaan hasil panen bawang merah di Desa Songan B ini perlu dikelola menjadi beberapa produk yang mempunyai nilai jual lebih. Bawang merah ini dapat dikelola menjadi tepung dan pasta bawang merah, sehingga mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dan masa simpan yang lebih awet.

Tepung dan pasta bawang merah dibuat sebagai suatu inovasi baru dalam pengembangan produk. Pengelolaan bawang merah menjadi tepung dan pasta bawang merah diharapkan dapat mengurangi kerugian yang kemungkinan timbul kepada petani bawang akibat sisa hasil panen yang belum sempat terjual ke pasar. Pengelolaan bawang merah menjadi tepung dan pasta ini merupakan suatu solusi yang inovatif serta kreatif dalam hal peningkatan nilai dan mutu produk pada bawang merah. Selain itu, pengelolaan bawang merah menjadi tepung dan pasta juga dapat memberikan ciri khas kepada Desa Songan B sebagai produsen tepung bawang merah pertama di Bali.

PPK Ormawa UKM Pramuka Universitas Udayana ini melaksanakan beberapa program untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Songan B. Program tersebut berupa: Sosialisasi Program PPK Ormawa 2022, Pelatihan Pengelolaan Bawang Merah, Pelatihan Promosi Hasil Produk dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Keuangan. Program ini dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan lamanya dengan kelompok sasaran yakni Ibu-ibu PKK Desa Songan B itu sendiri.

BACA JUGA:   Ketidakhadiran Termohon Sidang Praperadilan Rektor Unud Batal

Salah satu indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah terbentuknya 1 kelompok sociopreneur yang terdiri dari 5 orang. Hingga saat ini di Desa Songan B sudah terbentuk 1 kelompok yaitu Tebar My SoB (Tepung Bawang Merah Milik Songan B) sebagai wadah koordinasi dan komunikasi warga desa dalam pengelolaan hasil potensi bawang merah yang berkelanjutan melalui pelatihan keterampilan warga Desa Songan B yang diadakan oleh PPK Ormawa UKM Pramuka Universitas Udayana, khususnya kalangan ibu-ibu rumah tangga  di Desa Songan B dalam pembuatan tepung bawang merah dan pasta yang memiliki banyak manfaat serta memiliki tampilan yang unik agar menjadi suatu identitas dan keistimewaan dari Desa Songan B.

Ditulis Oleh: 
Mahasiswa UKM Pramuka Universitas Udayana

 

.

Bagikan: