
KARANGASEM, Letternews.net – Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Karangasem, Bali, Kamis (13/8/2026). Mengusung tema “Gerakan Anak Sayangi Lingkungan dan Tanggap Literasi Herbal: Mengenal Tanaman Obat Sekitar dan Menulis Manfaatnya”, program ini berfokus pada pengenalan tanaman obat keluarga (TOGA) dan pengembangan literasi anak binaan.
Narasumber utama kegiatan, Dr. apt. I Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., M.H.Kes., menyampaikan bahwa pengenalan bahan alam di sekitar kita sangat efektif untuk membangkitkan kepedulian lingkungan sekaligus membekali generasi muda dengan pengetahuan kesehatan yang tepat.
[irp]

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diperkenalkan pada bentuk fisik dan karakteristik tanaman obat yang tumbuh di lingkungan sekitar. Mereka juga diajarkan cara memperoleh informasi herbal yang tepercaya agar mampu memanfaatkan tanaman obat secara bijak dan aman.
Guna memperkuat pemahaman, PkM ini mengintegrasikan aspek literasi herbal dengan aktivitas menulis sederhana. Peserta diminta mencatat hasil pengamatan, merinci manfaat kesehatan tanaman, lalu menguraikannya kembali menggunakan bahasa mereka sendiri.
“Kami ingin membangun pemikiran kritis pada anak-anak binaan agar mereka tidak hanya mengenal tanaman berdasarkan kebiasaan, tetapi betul-betul memahami manfaat serta cara penggunaannya secara bijak dan aman,” ujar Dr. apt. I Made Agus Sunadi Putra.
[irp]
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat di LPKA Karangasem ini didukung oleh tim akademisi Fakultas Farmasi Unmas Denpasar, di antaranya:
apt. Milyadi Sugijanto, S.Farm., M.Sc.
Dr. apt. Ni Luh Kade Arman Anita Dewi, S.Farm., M.Biomed.
I Wayan Surya Rahadi, S.Farm., M.Farm.

Melalui kombinasi edukasi kesehatan, pengenalan tanaman obat, kepedulian lingkungan, dan latihan menulis, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar berkomitmen terus menebarkan kebermanfaatan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter anak binaan agar lebih mencintai alam serta memanfaatkan sumber daya sekitar secara bertanggung jawab.
Editor: Rudi