LetterNews
04 November 2026
19:41 WITA
BREAKING Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Disorot, Mahfud MD Ingatkan Potensi Jeratan Pasal Makar Hingga Ancaman Hukuman Mati
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
24 June 2026 22:01 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 24 June 2026, 22:01 WITA

Genjot Pajak Digital 95% dan Kendalikan Inflasi, Walikota Jaya Negara Luncurkan Dua Inovasi Baru

Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan, Kepala Bulog Provinsi Bali, Simon Melki Sedek, serta jajaran Direksi BPD Bali.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar terus menancapkan komitmen kuat dalam memperkokoh ketahanan ekonomi daerah sekaligus memperluas ekosistem keuangan digital. Langkah taktis ini dipertegas dalam pelaksanaan High Level Meeting (HLM) bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar di Aston Denpasar Hotel and Convention Center, Rabu (24/06/2026).

Rapat koordinasi tingkat tinggi ini dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ronald D. Parluhutan, Kepala Bulog Provinsi Bali, Simon Melki Sedek, serta jajaran Direksi BPD Bali.

Dalam arahannya, Walikota Jaya Negara menekankan bahwa digitalisasi penerimaan daerah bukan sekadar tren adopsi teknologi. Transformasi ini merupakan instrumen krusial untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, sekaligus menjawab keterbatasan ruang fiskal daerah akibat penurunan dana transfer pusat.

“Inovasi dari Bapenda Kota Denpasar terbukti mampu menggenjot pendapatan dari sektor pajak daerah di tengah tantangan ekonomi global. Digitalisasi ini harus memberikan manfaat nyata yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” tegas Jaya Negara.

[irp]

Sabet Rapor Hijau: Transaksi Digital Pajak Daerah Tembus 95 Persen

Keberhasilan Pemkot Denpasar dalam membangun ekosistem non-tunai mendapat apresiasi tinggi dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan BI Bali, Ronald D. Parluhutan, menyebut Denpasar memegang peranan vital dalam pembentukan Indeks Harga Konsumen (IHK) Bali, sehingga stabilitas harga di ibukota sangat menentukan potret inflasi provinsi.

Ketua Harian TP2DD yang juga Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, didampingi Plt. Kepala Bapenda, Ida Bagus Alit Adi Merta, memaparkan capaian gemilang di bidang keuangan daerah. Saat ini, implementasi pembayaran digital untuk seluruh jenis pajak daerah telah sukses menyentuh angka 95 persen.

Keberhasilan luar biasa ini ditopang oleh klaster inovasi digital terintegrasi yang dikembangkan Bapenda, antara lain:

  • Reditia dan Melodi Sanur (Akselerasi layanan pajak).

  • Paon Gatsu dan KLADI 5B (Kemudahan pelaporan wajib pajak).

  • Pagi Bersinar BPHTB, SIPARKIR, serta SIPERDI (Transparansi tata kelola retribusi).

Guna mengendalikan inflasi, TPID Denpasar juga konsisten menerapkan strategi 4K. Mulai dari menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan lewat operasi pasar dan bazar pangan, kelancaran distribusi, hingga komunikasi efektif antar-daerah.

[irp]

Resmi Diluncurkan: Inovasi ‘Kedai Pasar’ dan ‘SMALDING’

Sebagai motor penggerak transformasi baru, Walikota Jaya Negara meluncurkan dua inovasi mutakhir pada akhir acara. Pertama, inovasi Kedai Pasar (Kawasan Ekonomi Digital Terintegrasi) yang diproyeksikan menjadi klaster digitalisasi transaksi perdagangan ritel di kawasan Panjer, Sesetan, dan Sidakarya.

Kedua, inovasi SMALDING (Smart Building Dharma Negara Alaya). Inovasi ini dirancang khusus sebagai model percontohan tata kelola aset fisik pemerintah secara modern, efisien, dan berbasis data akurat.

Sebagai wujud apresiasi, Pemkot Denpasar turut menyerahkan penghargaan khusus bagi pengguna transaksi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) terbanyak, yang diraih oleh Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, serta DLHK Kota Denpasar. Penghargaan digitalisasi keuangan terbaik juga diberikan kepada UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan, UPTD Puskesmas III Denpasar Selatan, dan UPTD Puskesmas I Denpasar Timur.

Editor: Rudi.