Ekonomi Bali Melesat: Konsumsi Listrik Tumbuh 7,85 Persen, Sektor Industri Catat Kenaikan Tertinggi
Foto: PT PLN (Persero) UID Bali dan manajemen Hotel Hyatt Regency Bali berdiskusi mengenai penguatan koordinasi keandalan pasokan listrik serta peluang pemanfaatan layanan kelistrikan PLN untuk mendukung rencana pengembangan kawasan hotel dan villa di Sanur.

DENPASAR, Letternews.net – Geliat pertumbuhan ekonomi di Pulau Dewata terus menunjukkan tren positif sepanjang Semester I tahun 2026. Pulihnya aktivitas masyarakat, masifnya sektor pariwisata, serta bergairahnya dunia perdagangan dan industri berdampak langsung pada lonjakan konsumsi listrik di Bali yang tumbuh mencapai 7,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Merespons tren positif ini, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali bergerak taktis memastikan kebutuhan energi tersebut terpenuhi. Hingga Juni 2026, PLN UID Bali sukses mencatat total penjualan tenaga listrik sebesar 4.111,51 GWh. Angka fantastis ini berhasil melampaui target Semester I yang ditetapkan korporasi dengan capaian performa sebesar 101,50 persen.
Sektor Industri Meroket, Hotel dan Kuliner Jadi Penopang
General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim, mengungkapkan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik yang masif ini merupakan salah satu indikator paling valid dari semakin bergeliatnya roda perekonomian riil di tengah masyarakat Bali.
Rincian Pertumbuhan Konsumsi Listrik Bali (Semester I 2026):
Sektor Bisnis: Menyumbang konsumsi terbesar mencapai 1.898,27 GWh (tumbuh 8,80 persen). Didorong oleh geliat akomodasi perhotelan, pusat perdagangan, restoran, dan kuliner.
Sektor Rumah Tangga: Mencatat realisasi konsumsi sebesar 1.838,69 GWh (tumbuh 7,17 persen).
Sektor Industri: Mengalami lonjakan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,47 persen menjadi 131,65 GWh. Dipicu oleh ekspansi industri pengolahan air, limbah, sektor makanan-minuman, hingga perikanan.
“Kenaikan ini mencerminkan dunia usaha di Bali semakin produktif. PLN berkomitmen penuh menghadirkan pasokan listrik yang andal agar iklim investasi di Bali terus tumbuh subur,” terang Ajrun Karim dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).
Kepercayaan Pasar Meningkat, Target Pelanggan Baru Jebol
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi, tingkat kepercayaan masyarakat dan para pelaku investasi terhadap kualitas pelayanan PLN juga meroket tajam.
Tercatat hingga Juni 2026, PLN UID Bali berhasil menambah sebanyak 53.943 pelanggan baru. Angka ekspansi ini sukses menjebol target Semester I dengan raihan mencapai 132,81 persen dari target awal yang hanya mematok 40.618 pelanggan. Pada periode yang sama, akumulasi daya tersambung di Bali ikut terkerek naik sebesar 230,35 MVA (117,94 persen dari target).
Melonjaknya jumlah pelanggan baru ini langsung diimbangi PLN dengan menjaga ketahanan sistem kelistrikan agar tetap berada pada posisi aman (surplus power).
SISTEM KELISTRIKAN BALI (JUNI 2026)
┌────────────────────────────────────────┐
│ Daya Mampu Pasok: 1.518 MW │
├────────────────────────────────────────┤
│ Beban Puncak Maksimal: 1.234 MW │
├────────────────────────────────────────┤
│ Cadangan Daya Aman: 284 MW │
└────────────────────────────────────────┘
Dengan cadangan daya mencapai 284 MW, sistem kelistrikan Bali dipastikan sangat siap untuk menampung komitmen investasi baru serta menyukseskan berbagai agenda internasional di Pulau Dewata.
Perkuat Ekosistem Hijau Lewat 206 Unit SPKLU
Tidak hanya fokus pada keandalan pasokan energi konvensional, PLN UID Bali juga terus mempercepat realisasi program transisi energi bersih di sektor transportasi.
Hingga akhir Juni 2026, PLN bersama para mitra strategis telah berhasil mengoperasikan total 206 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik lokasi strategis di Bali. Infrastruktur hijau ini terdiri atas 153 unit yang dikelola mandiri oleh PLN dan 53 unit hasil kolaborasi bersama mitra.
“Kami sangat optimistis kebutuhan energi di Bali ke depan akan terus naik. Melalui transformasi digital, kami siap mengimbangi pertumbuhan tersebut dengan kemudahan akses layanan yang andal, cepat, dan berkelanjutan,” pungkas Ajrun.
Editor: Rudi
Mari bergabung bersama kami!
Gabung di saluran Whatsapp resmi kami: Klik di Sini
Gabung di Grup Whatsapp Pembaca Setia kami: Klik di Sini









