LetterNews
03 November 2026
08:45 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
09 June 2026 23:11 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 09 June 2026, 23:11 WITA

Dukung UMKM Lokal, Ketua Dekranasda Bali Gratiskan Stan Pameran IKM Bali Bangkit di PKB 2026

Foto: Ibu Putri Koster saat memimpin Rapat Teknis Pameran IKM Bali Bangkit dan Pameran Kuliner Tradisional Bali di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, pada Selasa (9/6).

DENPASAR, Letternews.net – Kabar gembira bertiup bagi para pelaku industri kreatif dan kuliner tradisional di Pulau Dewata. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung eksistensi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta UMKM lokal. Pada gelaran akbar Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, seluruh stan pameran IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner dipastikan dapat digunakan secara gratis total tanpa biaya sewa.

Kebijakan pro-rakyat tersebut disampaikan langsung oleh Ibu Putri Koster saat memimpin Rapat Teknis Pameran IKM Bali Bangkit dan Pameran Kuliner Tradisional Bali di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, pada Selasa (9/6). Menurutnya, langkah berani ini diambil sebagai bentuk keberpihakan penuh Pemerintah Provinsi Bali agar produk lokal memiliki ruang promosi yang lebih luas dan adil.

“Untuk stan IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner pada PKB tahun ini kita gratiskan. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat,” tegas Ibu Putri Koster di hadapan peserta rapat.

[irp]

Buka Akses Adil untuk UMKM Kecil Lewat Sistem Kurasi Ketat

Kebijakan stan gratis ini sekaligus memutus rantai masa lalu, di mana stan pameran PKB kerap dilelang dengan harga tinggi hingga sulit dijangkau oleh pelaku usaha bermodal kecil. Dengan menghapus biaya sewa, pemerintah ingin memastikan semua lapisan perajin tradisional memiliki kesempatan setara untuk unjuk gigi di ajang promosi seni budaya terbesar di Bali ini.

Meski difasilitasi secara cuma-cuma, standar kualitas produk yang dipamerkan tidak main-main. Ibu Putri Koster menjelaskan bahwa seluruh peserta pameran wajib melewati proses kurasi ketat yang dilakukan oleh:

  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali.

  • Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Melalui kurasi selektif tersebut, produk-produk kerajinan yang ditampilkan dijamin memenuhi standar mutu tinggi dan merepresentasikan kekayaan kreativitas asli Bali.

Demi menjaga daya beli masyarakat pengunjung PKB 2026, Ibu Putri Koster juga mengimbau para pedagang untuk menjual produk mereka dengan harga yang wajar dan terjangkau. Ia pun menggarisbawahi secara tegas bahwa tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun kepada para pedagang, baik dengan dalih biaya keamanan, kebersihan, maupun retribusi lainnya.

[irp]

Terapkan Pilah Sampah Berbasis Sumber di Area Pameran

Selain fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, Ibu Putri Koster yang juga menyandang amanah sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Provinsi Bali, mengingatkan agar PKB XLVIII 2026 menjadi barometer festival yang bersih dan ramah lingkungan.

Guna menyukseskan misi tersebut, setiap stan pameran akan dibekali dengan sarana pengelolaan kebersihan yang disiplin:

  • Penyediaan Dua Jenis Tong Sampah: Setiap stan wajib memisahkan sampah organik dan anorganik agar tidak bercampur.

  • Larangan Plastik Sekali Pakai: Pelaku IKM dan UMKM kuliner diinstruksikan beralih menggunakan tas kain atau kemasan ramah lingkungan.

“Ibu minta diperhatikan agar sampah jangan sampai bercampur. Keberhasilan pengelolaan sampah ini sangat bergantung pada kesadaran kita bersama untuk memilahnya secara benar sejak dari sumbernya,” harap Ibu Putri Koster.

Melalui sinergi antara stimulus ekonomi tanpa sewa stan dan edukasi lingkungan hidup ini, ajang Pesta Kesenian Bali 2026 diharapkan tidak hanya sukses menghadirkan berkah finansial bagi perajin lokal, namun juga mampu mewariskan budaya hidup bersih yang berkelanjutan bagi kelestarian alam Bali.

Editor: Rudi.