LetterNews
03 November 2026
00:09 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
03 July 2026 23:43 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 03 July 2026, 23:43 WITA

Dorong Transformasi Ekonomi Kerthi Bali, Wagub Giri Prasta Bidik Investasi Hijau dan Infrastruktur Terintegrasi

Foto: Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, dalam forum Rapat Konsultasi bersama Wakil Ketua DPD RI Bidang Otonomi Daerah, Politik, dan Hukum, para anggota DPD RI, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di The Meru Sanur, Denpasar, Kamis (2/7/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen penuh mempercepat laju transformasi struktur ekonomi daerah melalui pendekatan investasi yang berkualitas dan ramah lingkungan. Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, dalam forum Rapat Konsultasi bersama Wakil Ketua DPD RI Bidang Otonomi Daerah, Politik, dan Hukum, para anggota DPD RI, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di The Meru Sanur, Denpasar, Kamis (2/7/2026).

Di hadapan para pemangku kebijakan nasional, Giri Prasta menjelaskan bahwa arah pembangunan Pulau Dewata kini bertumpu pada konsep Ekonomi Kerthi Bali. Kebijakan makro ini diakselerasi melalui pengembangan ekosistem investasi satu pintu, digitalisasi birokrasi, kolaborasi lintas institusi vertikal, serta pemetaan peluang investasi prioritas yang disesuaikan dengan karakteristik budaya Bali.

Menurut Wagub Giri Prasta, masuknya arus investasi ke Bali tidak boleh semata-mata berorientasi pada angka pertumbuhan ekonomi di atas kertas. Proyek pembangunan yang berjalan wajib menjaga keseimbangan mutlak antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian adat budaya, serta kelestarian lingkungan alam (palemahan).

[irp]

Fokus pada Bali Mandiri Energi Bersih dan Wellness Tourism

Guna mewujudkan perekonomian daerah yang tangguh dan unggul, Pemerintah Provinsi Bali kini mengarahkan radar investasi prioritas pada sektor-sektor hijau yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat akar rumput.

Sektor-sektor andalan yang menjadi magnet investasi baru tersebut meliputi pertanian organik, industri kreatif berbasis digital, pariwisata budaya bermartabat, hingga wellness tourism.

“Seluruh sektor ini harus saling bersinergi untuk mewujudkan perekonomian daerah yang tangguh, unggul, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Wagub Nyoman Giri Prasta.

Di bidang ketahanan energi, Giri Prasta menegaskan sikap Bali yang berkomitmen menuju Bali Mandiri Energi berbasis energi bersih. Kebijakan ini dirancang secara taktis untuk menekan polusi, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, serta mempercepat pencapaian Nir Emisi Karbon (Net Zero Emission/NZE) melalui optimalisasi perluasan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di berbagai sektor korporasi maupun publik.

[irp]

Konektivitas Infrastruktur Transportasi Darat, Laut, dan Udara Modern

Ambisi transformasi ekonomi tersebut ditopang oleh penguatan konektivitas logistik yang masif. Pemprov Bali terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur transportasi ramah lingkungan. Langkah nyata ini mencakup rencana pembangunan jalan baru dan jalan bawah tanah (underpass), ekspansi pelabuhan strategis di wilayah Bali Timur, Bali Utara, Bali Barat, dan Bali Selatan, hingga integrasi transportasi publik modern.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, memberikan dukungan penuh terhadap visi pembangunan Pemprov Bali. Ia menekankan bahwa daerah harus diposisikan sebagai subjek utama pembangunan nasional, bukan sekadar objek lokasi proyek semata.

Menurut GKR Hemas, nilai keberhasilan investasi tidak boleh hanya diukur dari besaran nilai realisasi modal asing atau domestik. Lebih mendalam, investasi yang sehat harus mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat posisi pelaku usaha lokal (UMKM), meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta mendorong pemerataan kesejahteraan yang inklusif di seluruh pelosok daerah.

Editor: Rudi