
KARANGASEM, Letternews.net – Komitmen nyata dalam menggeliatkan sektor ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput terus ditunjukkan oleh jajaran legislatif pusat daerah pemilihan (Dapil) Bali. Anggota DPD RI yang duduk di Komite IV, I Komang Merta Jiwa, menginisiasi langkah strategis guna membuka sumbat sumbatan permodalan dan digitalisasi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Langkah konkret ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor yang dipusatkan di Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Selasa (16/6/2026).
Sebagai legislator yang membidangi keuangan dan perbankan, I Komang Merta Jiwa menggandeng dua mitra kerja strategis, yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Bank BPD Bali. Sinergi ini dihadirkan sebagai solusi instan untuk memperluas dan mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal yang selama ini terkendala modal usaha.
[irp]
Selain intervensi modal finansial, Komite IV DPD RI juga menyoroti pentingnya kesiapan kapasitas intelektual masyarakat dalam menyambut pasar modern. Oleh karena itu, I Komang Merta Jiwa menggandeng civitas akademika dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Udayana (Unud).
Kehadiran akademisi kampus plat merah ini bertujuan untuk memberikan edukasi langsung mengenai penguatan literasi ekonomi digital kepada warga Bebandem. Melalui pembekalan ini, para pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mahir memproduksi barang, tetapi juga andal dalam memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Sinergi makro ini menyasar dua target pembangunan fundamental di Karangasem:
Optimalisasi SDA: Memaksimalkan potensi bahan baku dan komoditas lokal unggulan Kecamatan Bebandem agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
Peningkatan Kualitas SDM: Membentuk karakter pelaku usaha yang melek teknologi, tangguh, dan siap menghadapi ketatnya tantangan era transformasi digital.
[irp]
Di sela-sela kegiatan, I Komang Merta Jiwa menegaskan bahwa pembangunan daerah yang kokoh tidak bisa dilakukan secara parsial atau mengandalkan satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang harmonis (sinergis) antara pemangku kebijakan, lembaga keuangan, dunia pendidikan, dan masyarakat.
Menurutnya, model kolaborasi semacam ini akan terus didorong ke berbagai wilayah kecamatan lain di Bali guna memicu pemerataan ekonomi.
“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama kami di Komite IV DPD RI dalam meningkatkan potensi sumber daya alam sekaligus mutu SDM di Kecamatan Bebandem. Melalui sinergi kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, lembaga keuangan, dan masyarakat, kita bersama-sama ciptakan fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan!” tegas Merta Jiwa.
Editor: Rudi.