LetterNews
04 November 2026
19:37 WITA
BREAKING Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Disorot, Mahfud MD Ingatkan Potensi Jeratan Pasal Makar Hingga Ancaman Hukuman Mati
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
07 December 2023 00:30 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 07 December 2023, 00:30 WITA

Bincang Santai Dengan Media, Balai BPOM Denpasar Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Bali Terkait Obat dan Makanan

Foto: Kepala Balai BPOM di Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatmi bincang santai dengan kalangan media massa di Denpasar

Letternews.net — Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar menggelar bincang santai dengan kalangan media massa di Denpasar, Rabu (6/12/2023), di Hote Hotel Mercure Sanur.

[irp]

Kepala Balai BPOM di Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatmi, pada kegiatan bincang santai meminta wartawan untuk ikut memberikan edukasi ke masyarakat terkait obat dan makanan bermutu yang layak dikonsumsi. Guna peran media massa dalam mencerdaskan masyarakat Bali.

“Rekan-rekan media diharapkan bisa menjadi corong edukasi untuk masyarakat terkait dengan bahaya konsumsi obat dan makanan yang tak terjamin mutunya,” kata I Gusti Ayu Adhi Aryapatmi.
“Tentunya hal ini juga seiring dengan visi dari BPOM yakni untuk melindungi obat dan makanan aman, bermutu dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” katanya.
[irp]

I Gusti Ayu Adhi Aryapatmi memaparkan, posisi dan peran media massa adalah menyampaikan informasi ke masyarakat terkait obat dan makanan, juga pengawasan, info produk, serta pelayanan yang diberikan terutama oleh BBPOM di Denpasar.

“Mudah-mudahan media massa bisa menjadi saluran untuk menyampaikan informasi ke masyarakat. Tidak ada namanya kita kerja ditutup-tutupi. Ke depan diharapkan bisa berkolaborasi lebih harmonis,” ujarnya.

I Gusti Ayu Adhi Aryapatmi mengatakan, informasi yang disampaikan ke masyarakat tersebut bisa mengedukasi masyarakat sehingga menciptakan konsumen yang cerdas. (LN/RA)