
DENPASAR, Letternews.net — Bali kembali membuktikan diri sebagai magnet utama pariwisata minat khusus di panggung internasional. Pulau Dewata resmi terpilih menjadi lokasi ajang bergengsi CMAS World Underwater Photo and Video Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5–11 Oktober 2026.
Kejuaraan dunia ini diprakarsai oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) berkolaborasi dengan Pengprov POSSI Bali, sebagai langkah strategis mempromosikan kekayaan maritim Bali ke segmen wisatawan kelas atas.
[irp]
Berbeda dengan kampanye pariwisata pada umumnya, ajang ini menjadikan para fotografer dan videografer bawah laut profesional sebagai duta promosi. Karya-karya visual autentik yang mereka hasilkan akan tersebar di jaringan media global dan komunitas selam internasional.
Sekretaris Umum POSSI Bali, Selvina Tiolung, menegaskan bahwa kejuaraan ini adalah investasi promosi jangka panjang bagi Bali.
“Melalui foto dan video bawah laut, Bali dipromosikan secara autentik ke dunia. Karya para peserta akan hidup lama di ruang digital dan menjadi promosi yang terus berjalan mengikuti arus dunia,” ujar Selvina kepada media di Denpasar, Jumat (06/02/2026).
[irp]
Selvina menilai keunggulan utama Bali terletak pada keragaman biota laut dan garis pantai yang eksotis. Hal ini menjadikan Bali sebagai produk wisata “siap saji” yang tidak memerlukan pembangunan infrastruktur tambahan yang masif.
“Alam Bali sudah menyediakan segalanya. Tugas kami adalah memastikan keindahan itu terlihat dan dikenal dunia. Perpaduan olahraga, seni visual, dan pariwisata menjadikan event ini instrumen ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
[irp]
Bali terpilih karena konektivitas global dan fasilitas akomodasinya yang sangat memadai untuk skala internasional. Kesuksesan penyelenggaraan tingkat nasional di Karangasem sebelumnya menjadi modal kuat bagi POSSI Bali untuk naik kelas ke level dunia.
Sebagai langkah lanjutan, POSSI Bali berencana melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat sinergi dan dukungan kebijakan guna menyukseskan gelaran akbar di bulan Oktober mendatang.
Editor: Rudi.