
TIMIKA, Letternews.net – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Mimika terus menggencarkan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. Pemkab Mimika berfokus mendorong pertumbuhan koperasi dan UMKM secara merata, mulai dari pelosok kampung hingga wilayah perkotaan.
Langkah strategis ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Mimika dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Semuel Yogi, menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah memprioritaskan penguatan kapasitas pelaku usaha melalui program pelatihan serta pendampingan langsung di distrik-distrik.
“Program kami adalah membangun dari kampung ke kota. Ini menjadi prioritas agar masyarakat di wilayah terpencil juga mendapatkan akses yang sama dalam pengembangan usaha,” ujar Semuel Yogi di Timika, Papua Tengah, Selasa (28/7/2026).
[irp]
Sebagai bentuk terobosan, Pemkab Mimika menyiapkan sejumlah fasilitas fisik dan program pendampingan unggulan guna menyokong rantai produksi UMKM lokal.
Beberapa poin penting program pengembangan ekonomi daerah tersebut meliputi:
Pengembangan Koperasi Merah Putih: Difokuskan pada kawasan prioritas seperti Atuka, SP9, hingga SP5 Limau Asri.
Pembangunan Rumah Produksi Miyoko: Disiapkan sebagai pusat pengolahan hasil UMKM agar kampung dapat berkembang setara kawasan perkotaan.
[irp]
Rumah Produksi di Lapas: Terobosan baru di Indonesia Timur untuk membekali warga binaan dengan keterampilan usaha agar mandiri usai menyelesaikan masa hukuman.
Pelatihan Pelaku Usaha OAP: Menggelar pelatihan manajemen dan keterampilan usaha di Potowai Buru, Kokonao, Atuka, Mimika Timur Jauh, hingga Agimuga.
Semuel membeberkan bahwa program nonfisik berupa edukasi dan pendampingan menjadi fondasi utama Pemkab Mimika sebelum melakukan ekspansi infrastruktur usaha secara masif, demi mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Editor: Rudi