
DENPASAR, Letternews.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali dikabarkan marah-marah dalam sebuah pertemuan daring via Zoom pada Jumat, 19 September 2025. Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah ia menyatakan kepada media bahwa donasi untuk korban banjir yang dikumpulkan dari ASN Pemprov Bali dan guru SMA/SMK/MA sederajat bersifat sukarela.
[irp]
Pertemuan daring bertajuk “Pengarahan Sekretaris Daerah Provinsi Bali” tersebut digelar melalui platform Zoom, dengan meeting ID dan passcode yang terlampir dalam informasi yang beredar.
Sebelumnya, pada Kamis, 18 September 2025, Sekda Provinsi Bali telah memberikan klarifikasi kepada awak media terkait instruksi donasi yang menetapkan besaran nominal berdasarkan jabatan. Kala itu, Sekda menegaskan bahwa donasi tersebut tidak wajib dan tidak ada paksaan bagi pegawai yang tidak ingin berpartisipasi.
[irp]
Kabar mengenai kemarahan Sekda dalam pertemuan Zoom tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan publik, mengingat pernyataannya yang kontradiktif dengan klarifikasi sebelumnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sekda Provinsi Bali mengenai insiden tersebut.
Editor: Rudi.