Regenerasi Petani: Tani Muda Indonesia Bali Siap Dilantik, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan
Aksi Heroik Berujung Duka: Warga Sukawati Hilang di Pantai Purnama Saat Berusaha Menolong Teman
Foto: Tim SAR Gabungan Melakukan Pencarian 1 Orang Yang Terseret Arus Saat Memancing di Perairan Pantai Pandawa, Sabtu (16/11/2024).

GIANYAR, Letternews.net – Suasana khidmat prosesi Banyu Pinaruh di Pantai Purnama, Gianyar, berubah menjadi duka. Seorang pemuda bernama Agus Suarsa Dharma (27), warga Banjar Telabah, Desa Sukawati, dilaporkan hilang terseret arus laut saat berusaha menyelamatkan rekannya pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 07.30 WITA. Kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Kadek Raditya (18), sedang melaksanakan ritual mandi suci (Banyu Pinaruh). Tiba-tiba, ombak besar datang dan menggulung tubuh Raditya hingga terseret ke tengah.
Melihat rekannya dalam bahaya, Agus Suarsa tanpa ragu langsung menerjang ombak untuk memberikan pertolongan. Naas, meski Raditya berhasil diselamatkan dan dibawa ke tepian, ombak susulan yang lebih besar datang dan langsung menarik tubuh Agus hingga tenggelam dan hilang dari pandangan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas), I Wayan Juni Antara, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan pada pukul 08.00 WITA dan segera mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian.
“Saat ini upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan masih terus dilakukan. Kami menurunkan satu unit perahu karet dengan area pencarian di laut mencapai 1,5 NM, serta melakukan penyisiran darat ke arah timur dan barat dari lokasi kejadian,” ungkap Juni Antara.
Meski kondisi gelombang laut terpantau cukup tinggi, Tim SAR terus berupaya maksimal. Pencarian ini melibatkan sinergi besar antara Basarnas, TNI AL, Polairud Polres Gianyar, BPBD, Balawista, Polsek Sukawati, serta berbagai potensi SAR lainnya dan pihak keluarga korban.
“Kondisi gelombang memang tinggi, namun masih bisa diantisipasi oleh tim di lapangan. Kami memohon doa agar korban segera dapat ditemukan,” pungkasnya.
Editor: Rudi.







