LetterNews
02 November 2026
20:41 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
25 October 2026 20:01 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 25 October 2026, 20:01 WITA

Parade Kesenian Tradisional Denpasar Tetapkan Delapan Sekehe Terbaik, Wali Kota Jaya Negara Tegaskan Komitmen Kota Kreatif Berbasis Budaya

Ajang Pembinaan dan Persiapan Duta Kesenian PKB: Sekehe Gong Kebyar Wanita, Anak-Anak, dan Baleganjur Tampilkan Musikalitas Memukau di Lapangan Puputan Agung

Panggung Puputan Agung berguncang dengan musikalitas luar biasa para seniman muda! Gelaran Parade Kesenian Tradisional Kota Denpasar 2026 resmi ditutup langsung oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung (24/10/2026). Foto: Hum

DENPASAR, Letternews.net – Gelaran Parade Kesenian Tradisional Kota Denpasar 2026 yang menampilkan kebolehan Sekehe Gong Kebyar Wanita, Sekehe Gong Kebyar Anak-Anak, dan Sekehe Baleganjur mencapai puncaknya di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (24/10/2026). Sebanyak delapan sekehe resmi ditetapkan sebagai peserta dengan penampilan terbaik.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, hadir langsung menyaksikan hari terakhir parade sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang. Turut mendampingi, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, serta anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Warka dan Luh Putu Mamas Lestari.

Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa penguatan seni budaya merupakan komitmen berkelanjutan Pemkot Denpasar dalam memberdayakan potensi lokal sesuai visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. Parade ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan, evaluasi, serta pelestarian kesenian klasik dan Gong Kebyar.

“Sebagai kota yang heterogen, parade ini menjadi bagian dari pembinaan untuk mempersiapkan para peserta sebagai duta Kota Denpasar dalam berbagai ajang seni ke depannya, termasuk Pesta Kesenian Bali (PKB). Kami bangga melihat anak-anak muda tetap berkreativitas tanpa kehilangan jati diri. Seluruh peserta menampilkan kemampuan yang luar biasa,” ujar Jaya Negara di Denpasar.

Daftar Delapan Sekehe Berpenampilan Terbaik dan Besaran Uang Pembinaan

Berdasarkan penilaian tim juri yang mencakup teknik (gegedig dan tetekep), struktur komposisi (pangawit, pangawak, pangecet), kreativitas orisinalitas garapan, hingga ekspresi penjiwaan, berikut daftar delapan sekehe berpenampilan terbaik:

Kategori Gong Kebyar Wanita & Anak-Anak:

  1. Sekehe Gong Wanita Dharma Duta Laksana (Br. Kepisah, Pedungan)

  2. Sekehe Gong Anak Lila Tri Datu (Kelurahan Pemecutan)

  3. Sekehe Gong Anak Sida Gita Karya (Br. Dukuh Mertajati, Sidakarya)

  4. Sekehe Gong Anak Ganabala (Br. Semaga, Penatih)

Kategori Baleganjur:

  1. Sekehe Baleganjur Tegal Jimbar (Desa Adat Panjer)

  2. Sekehe Baleganjur Dharma Astuti (Br. Pande, Sumerta)

  3. Sekehe Baleganjur Asti Swetha Swara (Desa Adat Sesetan)

  4. Sekehe Baleganjur Dwi Tunggal (Br. Menesa, Puseh Pedungan)

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, didampingi Kabid Kesenian I Wayan Narta, membeberkan bahwa parade tahun 2026 ini diikuti sebanyak 16 sekehe.

Sebagai bentuk apresiasi dan modal pembinaan karya, Pemkot Denpasar mengucurkan uang pembinaan sebesar Rp35 juta untuk setiap Sekehe Gong Kebyar Anak-Anak dan Wanita yang tampil. Sedangkan untuk setiap Sekehe Baleganjur yang berlaga diberikan uang pembinaan sebesar Rp25 juta.

Wali Kota Jaya Negara pun berpesan kepada sekehe yang belum berhasil meraih predikat terbaik agar tidak patah semangat dan terus berlatih demi menjaga kelestarian seni budaya Bali secara berkelanjutan.