LetterNews
03 November 2026
03:12 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
26 July 2026 17:24 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 26 July 2026, 17:24 WITA

Perkuat Pesisir Bali, Gubernur Koster Inisiasi Gerakan Tanam Mangrove Bulanan Libatkan Pelajar

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster saat mendampingi jajaran menteri dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Ekowisata Batu Lumbang, Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (26/7/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperluas kawasan mangrove di Pulau Dewata melalui gerakan penanaman rutin setiap bulan. Langkah ini dilakukan dengan melibatkan pelajar, dunia usaha, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat mendampingi jajaran menteri dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Ekowisata Batu Lumbang, Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (26/7/2026).

[irp]

Gubernur Koster menyampaikan bahwa gerakan pelestarian lingkungan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Saat ini Bali memiliki lebih dari 3.000 hektare kawasan mangrove yang tersebar di Badung, Denpasar, Jembrana, Klungkung, dan Buleleng. Gerakan penanaman ini tidak berhenti pada seremonial saja, tetapi akan menjadi agenda rutin bulanan bersama anak-anak sekolah dan pelaku usaha,” tegas Gubernur Wayan Koster.

[irp]

Kolaborasi Lintas Kementerian dan Aksi Nyata 15 Ribu Bibit

Puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Bali turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, serta Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.

Beberapa poin krusial yang ditegaskan para pemangku kebijakan meliputi:

  • Aksi Nyata Lapangan: Penanaman secara simbolis dan serentak sebanyak 15.000 bibit mangrove di kawasan Ekowisata Batu Lumbang.

  • Kapasitas Serapan Karbon: Menteri LH Jumhur Hidayat menyebutkan mangrove menyerap karbon 4 hingga 5 kali lebih tinggi dibandingkan tanaman darat, di mana 1 hektare mangrove setara 4 hektare vegetasi darat.

[irp]

  • Perlindungan Ekonomi Pesisir: KKP berkomitmen menjaga ekosistem pesisir karena Indonesia menguasai 23 persen mangrove dunia yang menjadi penopang utama sumber daya nelayan.

  • Benteng Alami Pesisir: Kementerian Kehutanan mengapresiasi kolaborasi daerah dalam menjaga 3,45 juta hektare hutan mangrove nasional dari ancaman abrasi.

Pemprov Bali berharap keterlibatan aktif generasi muda dalam gerakan penanaman bulanan ini mampu menjaga ekosistem alam Bali secara progresif dan berkelanjutan.

Editor: Rudi