Dihadiri Dua Menteri, Sore Ini Pemprov Bali Gelar ‘Apel Siaga Pilah Sampah’ di Lapangan Renon

 Dihadiri Dua Menteri, Sore Ini Pemprov Bali Gelar ‘Apel Siaga Pilah Sampah’ di Lapangan Renon

Foto: Ilustrasi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup RI, M. Jumhur Hidayat dan Wayan Koster Gubernur Bali

DENPASAR, Letternews.net – Langkah konkret pengelolaan kebersihan lingkungan berbasis sumber di Pulau Dewata terus digenjot secara masif. Sore hari ini, Selasa (7/7/2026), Pemerintah Provinsi Bali bersinergi dengan pemerintah pusat siap menyelenggarakan agenda berskala nasional bertajuk “Apel Siaga Pilah Sampah”.

Aksi bersama ini dipusatkan di Sisi Utara Lapangan Puputan Margarana (Lapangan Niti Mandala Renon), Denpasar, mulai pukul 16.00 WITA. Agenda ini diproyeksikan menjadi tonggak penting penguatan komitmen daerah dalam menuntaskan isu krusial pengelolaan limbah domestik secara hulu ke hilir.

BACA JUGA:  Sambut 1.838 Mahasiswa Baru, Poltekkes Kemenkes Denpasar Usung Semangat BERDAYA di PKKMB 2026

Sinergi Pusat-Daerah: Menko Pangan dan Menteri LH Turun Gunung

Berdasarkan rundown resmi yang dihimpun redaksi, gelaran strategis ini tidak hanya menggerakkan komponen lokal, melainkan juga dihadiri langsung oleh jajaran menteri kabinet. Gubernur Bali dijadwalkan menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, M. Jumhur Hidayat, di lokasi upacara.

Dalam pelaksanaan apel komando ini, Menko Pangan Zulkifli Hasan bertindak langsung sebagai Pembina Apel. Kehadiran lintas sektor kementerian ini menegaskan bahwa penataan lingkungan hidup yang bersih dan sehat merupakan pilar utama dalam menyokong ketahanan pangan berkelanjutan serta keberlanjutan ekosistem pariwisata hijau di Bali.

BACA JUGA:  Ujung Tombak Kebersihan! Walikota Jaya Negara Gandeng Kaling-Kadus Percepat Denpasar Bebas Sampah

Apresiasi Khusus untuk Desa Adat yang Sukses Kelola Sampah Berbasis Sumber

Salah satu segmen krusial dalam Apel Siaga ini adalah pemberian penghargaan (reward) kepada sejumlah Desa dan Desa Adat di Bali. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka mengimplementasikan pemilahan serta pengolahan sampah secara mandiri dari lingkungan rumah tangga (sumber).

Prosesi penghargaan ini dibagi ke dalam dua sesi utama:

  • Sesi Pertama: Penyerahan Piagam Penghargaan resmi dari Gubernur Bali atas dedikasi penguatan regulasi adat lokal terkait kebersihan.

  • Sesi Kedua: Penyerahan plakat apresiasi simbolis oleh Menko Pangan RI berupa bantuan stimulan alat pengolah sampah organik guna mengoptimalkan operasional TPS3R di tingkat desa.

Usai penyerahan penghargaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian amanat beruntun mengenai peta jalan (roadmap) penyelamatan lingkungan yang masing-masing akan dipaparkan oleh Gubernur Bali, Menteri LH M. Jumhur Hidayat, dan ditutup oleh arahan instruktif Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Editor: Rudi

.

Bagikan: