
DENPASAR, Letternews.net – Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan atmosfer politik di Pulau Dewata. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bali menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Senin (22/06/2026) sore.
Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh keresahan mendalam para aktivis kampus terhadap berbagai persoalan krusial di tanah air. Mereka menilai, berbagai karut-marut yang terjadi saat ini merupakan dampak langsung dari kegagalan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Dengan membawa spanduk tuntutan dan atribut almamater dari berbagai universitas, massa mahasiswa menyuarakan aspirasi mereka secara bergantian di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.
[irp]
Koordinator lapangan aksi dalam orasinya menegaskan bahwa kegagalan penegakan good governance di tingkat pusat maupun daerah telah memicu efek domino yang merugikan masyarakat luas. Mahasiswa menyoroti mulai dari masalah penegakan hukum, transparansi anggaran, hingga kebijakan publik yang dinilai sering kali tidak berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
Aksi ini sengaja dipusatkan di Gedung Wakil Rakyat Renon sebagai representasi penyambung lidah masyarakat Bali untuk meneruskan rapor merah tersebut ke pemerintah pusat.
[irp]
Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi BEM se-Bali mendesak DPRD Provinsi Bali untuk ikut mengawal dan menyuarakan tuntutan mereka. Ada beberapa poin coret krusial yang mendasari jalannya aksi demonstrasi sore ini:
Reformasi Sistemik: Menuntut evaluasi total terhadap kebijakan nasional yang mencederai prinsip-prinsip keterbukaan informasi.
Pemberantasan Korupsi: Mendesak penguatan kembali lembaga penegak hukum dan pembersihan birokrasi dari praktik pemerasan serta kolusi.
Keadilan Sosial: Meminta pemerintah mengembalikan marwah kebijakan publik yang berbasis pada kesejahteraan dan hak dasar warga negara.
Perwakilan mahasiswa menyatakan akan terus mengawal tuntutan ini dan mengancam akan membawa massa yang lebih besar jika wakil rakyat tidak menunjukkan komitmen nyata dalam menindaklanjuti aspirasi mereka. Hingga berita ini diturunkan, jalannya aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Bali masih berlangsung dengan pengamanan berlapis namun tetap berjalan tertib.
Editor: Rudi.