OJK Bali Gandeng 4 Kampus Besar Terjunkan 687 Mahasiswa KKN ke 50 Desa, Ini Misinya!

 OJK Bali Gandeng 4 Kampus Besar Terjunkan 687 Mahasiswa KKN ke 50 Desa, Ini Misinya!

Foto: Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman meluncurkan KKN Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026. Sebanyak 687 mahasiswa dari Unud, Undiksha, Unwar, dan Undhira diterjunkan langsung ke 50 desa di seluruh Bali

DENPASAR, Letternews.net Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus memperkuat sinergi dengan dunia akademis demi menggenjot pemerataan literasi keuangan masyarakat. OJK resmi berkolaborasi dengan empat universitas besar di Bali dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026.

Empat perguruan tinggi yang terlibat dalam aliansi strategis ini adalah Universitas Udayana (Unud), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Universitas Warmadewa (Unwar), dan Universitas Dhyana Pura (Undhira).

Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, menyampaikan bahwa pelibatan civitas academica merupakan langkah jitu yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

“OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama-sama bergotong royong: Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka. Paras Paros Sarpanaya,” ungkap Parjiman pada penutupan pembekalan KKN LIK 2026, di Kantor OJK Bali.

BACA JUGA:  Hari Ke-3 (Tiga) Operasi SAR, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Sebar 687 Mahasiswa di 50 Desa se-Bali

Program prioritas yang berlangsung pada periode Juli hingga Agustus 2026 ini menerjunkan 687 mahasiswa yang disebar merata di 50 desa pada 9 kabupaten/kota di Bali.

Sebelum terjun ke lapangan, OJK Bali telah membekali seluruh peserta dengan materi krusial seperti perlindungan konsumen, pengenalan sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan personal, hingga edukasi waspada kejahatan keuangan digital (seperti investasi bodong dan pinjol ilegal).

Beberapa titik penyebaran desa KKN LIK 2026 di antaranya:

  • Kabupaten Badung: Desa Sembung, Gulingan, Pecatu, Kutuh, Kekeran, dan Sobangan.

  • Kabupaten Tabanan: Desa Babahan, Belimbing, Bantiran, Candikuning, Mekarsari, dan Cau Belayu.

  • Kabupaten Gianyar: Desa Petak, Puhu, Kelusa, Bresela, Keliki, dan Sebatu.

  • Kabupaten Klungkung: Desa Getakan, Timuhun, Batu Madeg, Bunga Mekar, Klumpu, dan Sakti.

  • Kabupaten Jembrana, Karangasem, Buleleng, Bangli, serta Kota Denpasar (Desa Sanur Kaja).

BACA JUGA:  OJK Izinkan Merger 5 BPR Nusamba, Aset BPR Nusamba Mengwi Melejit Jadi Rp799 Miliar

Dapat Asuransi Jiwa hingga Top-Up Investasi

Sebagai bentuk apresiasi dan perlindungan keselamatan, seluruh mahasiswa peserta KKN LIK 2026 difasilitasi dengan pertanggungan jiwa serta kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Menariknya, mereka juga mendapatkan insentif berupa top-up dana investasi di pasar modal dari Bursa Efek Indonesia (BEI) bagi yang telah memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN).

Selama di desa, para mahasiswa akan menggerakkan berbagai program edukasi seperti Edukasi Ngiring ke Banjar, Keluarga Cerdas Keuangan, hingga survei literasi keuangan desa.

OJK Bali berharap perangkat desa dan krama setempat dapat menyambut baik kehadiran mahasiswa ini guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang aman dan cerdas.

Editor: Rudi

.
Bagikan: