
GIANYAR, Letternews.net – Penguasaan bahasa asing menjadi modal krusial bagi generasi muda dalam menghadapi ketatnya persaingan di era globalisasi. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa (Unwar) hadir menyelenggarakan pelatihan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) bagi siswa-siswi di SMAN 1 Sukawati, Gianyar.
Langkah strategis ini merupakan wujud nyata kontribusi dan kepedulian sivitas akademika Universitas Warmadewa dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Bali yang unggul, kompeten, dan berdaya saing global sejak dini.
Sebab, di era digital saat ini, skor TOEFL tidak hanya sekadar formalitas akademik, melainkan prasyarat utama untuk menembus bangku perkuliahan favorit, meraih beasiswa bergengsi, hingga membuka peluang karier di kancah internasional.
[irp]
Program pengabdian ini diinisiasi secara kolaboratif oleh tim akademisi senior dan mahasiswa Universitas Warmadewa. Jajaran tim dosen yang bertindak sebagai Pembina Utama meliputi Dr. Drs. I Wayan Ana, M.Hum, A.A.I. Mas Trisnamayuni, S.S., M.Li, dan Dr. I Made Suniastha Amertha, S.S., M.Par.
Para dosen memberikan pembekalan yang komprehensif mulai dari pemahaman struktur tes, signifikansi TOEFL, hingga strategi taktis menjawab soal secara efektif. Tidak bergerak sendiri, pelatihan ini juga melibatkan peran aktif mahasiswa Unwar, yakni Ni Putu Dinda Eka Thalia dan Qori Apriansyah.
Kehadiran mahasiswa ini berfungsi sebagai jembatan interaktif untuk mendampingi sesi latihan secara privat. Pendekatan ini terbukti berhasil mencairkan suasana belajar sehingga terasa lebih dekat, santai, dan relevan bagi anak-anak tingkat SMA.
“TOEFL bukan hanya sekadar ujian, tetapi sebuah tolak ukur kemampuan bahasa Inggris yang akan membuka pintu beasiswa, studi lanjut, maupun peluang kerja internasional. Dengan pembekalan sejak SMA, siswa akan lebih siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Ketua Tim PKM Unwar, Dr. I Wayan Ana.
[irp]
Guna menghindari kesan jenuh yang jamak ditemui pada tes bahasa, Tim PKM Unwar mengemas pelatihan materi inti dengan metode yang sangat kreatif dan menyenangkan. Siswa diajak membedah tiga komponen utama TOEFL, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Suasana pelatihan pun berjalan hangat dan penuh semangat kompetisi berkat hadirnya konsep edukasi rekreatif berikut:
Sesi Ice Breaking Seru: Menggunakan permainan (games) interaktif berbahasa Inggris yang dirancang untuk merilekskan pikiran sekaligus melatih kosakata (vocabulary) serta keberanian berbicara (speaking skill) peserta.
Latihan Soal Berhadiah: Penerapan simulasi pengerjaan soal orisinal TOEFL yang dipadukan dengan apresiasi hadiah menarik bagi siswa yang meraih skor terbaik, guna memicu motivasi belajar berkelanjutan.
Melalui sinergi positif antara pihak kampus dan sekolah, Universitas Warmadewa optimistis dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas di ruang kelas, tetapi juga percaya diri melangkah ke panggung internasional menuju masa depan yang cerah.
Editor: Rudi.