Gandeng Organisasi Belanda, Pemkot Denpasar Pasang Teknologi Otomatis “Trash Barrier” di Tukad Badung

 Gandeng Organisasi Belanda, Pemkot Denpasar Pasang Teknologi Otomatis “Trash Barrier” di Tukad Badung

Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menerima audiensi resmi dari delegasi BWS Bali-Penida dan manajemen The Ocean Clean Up di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (4/6/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar terus menata wajah kota dengan memodernisasi sistem penanganan lingkungan. Guna mewujudkan kebersihan sungai yang terintegrasi, Pemkot Denpasar resmi membangun kolaborasi internasional bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dan The Ocean Clean Up—sebuah organisasi sosial berskala global asal Belanda yang fokus pada kelestarian lautan dan sungai.

Sinergi taktis ini dibahas langsung saat Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menerima audiensi resmi dari delegasi BWS Bali-Penida dan manajemen The Ocean Clean Up di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (4/6/2026). Langkah konkret dari kerja sama ini adalah pemasangan alat penyaring sampah modern, Trash Barrier, di sepanjang alur Tukad Badung.

[irp]

Teknologi Otomatis di Hulu dan Hilir Tukad Badung

Tukad Badung dipilih sebagai proyek percontohan karena statusnya sebagai sungai utama yang membelah jantung Kota Denpasar. Menurut pemaparan Manager River Indonesia The Ocean Clean Up, Dhanang Tri Wuriyandoko, pihaknya akan memasang dua unit Trash Barrier berteknologi tinggi di dua titik strategis:

  1. Titik Hulu: Dipasang di kawasan Tukad Badung yang berada di depan Banjar Buagan, Denpasar Barat.

  2. Titik Hilir: Ditempatkan di kawasan penyeberangan air dekat Pura Tanah Kilap, Denpasar Selatan.

Berbeda dengan sekat sampah konvensional, alat yang dibawa oleh organisasi asal Belanda ini akan dikemas dengan teknologi otomatisasi. Sistem ini mampu menjaring, melokalisasi, dan mempermudah pengangkutan sampah yang hanyut di aliran sungai secara real-time sebelum polutan tersebut lepas dan mencemari wilayah pesisir laut Bali.

“Sinergi bersama BWS dan Pemkot Denpasar ini merupakan angin segar. Pemasangan alat otomatis ini diproyeksikan mampu mendongkrak efisiensi waktu dan volume penjaringan sampah di sepanjang alur sungai utama secara masif,” ungkap Dhanang Tri Wuriyandoko.

[irp]

BWS Siapkan Lahan, Tim Biru PUPR Denpasar Siap Berkolaborasi

Rencana aksi lingkungan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BWS Bali Penida, Made Denny Satya Wijaya. Selaku otoritas yang memiliki wewenang atas lahan di bantaran Tukad Badung, pihaknya berkomitmen memberikan akses dan fasilitas maksimal agar instalasi alat tersebut berjalan lancar.

Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh Wawali Arya Wibawa. Didampingi Kadis DLHK Ida Bagus Putra Wirabawa dan Plt. Kadis PUPR I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Arya Wibawa menegaskan bahwa inovasi Trash Barrier otomatis ini akan menjadi pelengkap yang sempurna bagi sistem tata kelola air yang sudah ada.

“Tukad Badung memiliki peran sentral sebagai pengendali banjir kota. Jika inovasi otomatis dari The Ocean Clean Up ini diterapkan, maka beban kerja di lapangan akan saling melengkapi dengan program manual yang selama ini konsisten dijalankan oleh Tim Biru Dinas PUPR Kota Denpasar,” pungkas Arya Wibawa.

Editor: Rudi.

Bagikan: