Panggung UMKM Nusantara, Denpasar City Expo 2026 Unjuk Produk Unggulan 13 Kota APEKSI di Sanur
Foto: Melalui instrumen ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Denpasar resmi membuka Denpasar City Expo yang dipusatkan di kawasan Prama Sanur Beach Bali, Jumat (22/5/2026).
DENPASAR, Letternews.net – Gelaran Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 APEKSI Tahun 2026 di Kota Denpasar tidak hanya menjadi panggung diskusi birokrasi semata. Melalui instrumen ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Denpasar resmi membuka Denpasar City Expo yang dipusatkan di kawasan Prama Sanur Beach Bali, Jumat (22/5/2026).
Eksibisi berskala regional ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempromosikan berbagai terobosan inovasi pelayanan publik, sekaligus menjadi etalase utama dalam menampilkan produk-produk unggulan sektor UKM/IKM dari seluruh daerah peserta Komwil IV APEKSI.
Sinergi Lintas Daerah: Libatkan Belasan Kota dan Akumulasi UKM Binaan
Denpasar City Expo 2026 menjadi ruang temu komoditas lokal yang sangat representatif. Tercatat, pelaksanaan expo ini diikuti secara aktif oleh pelaku UKM/IKM dari 13 kota peserta Rakerkomwil IV APEKSI, yang bersanding serasi dengan 12 UKM/IKM unggulan binaan Dekranasda Kota Denpasar.
Berbagai klaster produk kreatif dipamerkan secara apik sepanjang jalannya pameran, meliputi:
-
Fesyen & Tenun: Menampilkan kain tenun tradisional eksklusif yang mencerminkan identitas budaya masing-masing daerah.
-
Kriya & Kerajinan: Produk seni pahat, anyaman, dan hiasan rumah berbasis kearifan lokal.
-
Kuliner Nusantara: Olahan pangan khas daerah yang dikemas secara modern dan higienis.
Kommitmen Dekranasda Denpasar Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menegaskan bahwa Denpasar City Expo merupakan pengejawantahan komitmen visi kota kreatif. Pemerintah konsisten mengawal pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar memiliki daya saing tinggi guna menembus pasar nasional maupun global.
“Melalui Denpasar City Expo ini, kita membuka ruang promosi yang mempertemukan langsung para pelaku usaha dengan pangsa pasar yang jauh lebih luas. Produk yang ditampilkan dari 13 kota ini memiliki kualitas ekspor dan kreativitas yang luar biasa. Ini adalah kebanggaan daerah masing-masing,” ujar Ayu Kristi di sela-sela peninjauan stan pameran.
Lebih lanjut, Ayu Kristi menjelaskan bahwa keterlibatan lintas kota dalam jejaring APEKSI ini diharapkan mampu memicu jalinan kerja sama dagang (b2b) serta transfer inovasi produk antar-perajin daerah.
“Kami berharap expo ini menjadi batu loncatan bagi pelaku UKM dan IKM untuk naik kelas. Ketika pasar mereka meluas hingga ke tingkat regional, tentu akan linear dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat di akar rumput,” tambahnya.
Representasi Denpasar Sebagai Pusat Industri Berbasis Budaya
Selain berfungsi sebagai ajang penetrasi pasar, denyut aktivitas di Denpasar City Expo juga menyuarakan semangat penguatan ekonomi kerakyatan secara mandiri.
Melalui momentum Rakerkomwil IV APEKSI ini, Kota Denpasar sukses mempertegas posisinya sebagai creative city (kota kreatif) yang konsisten menstimulasi pertumbuhan industri lokal berbasis budaya, teknologi, dan inovasi yang berkelanjutan.
Editor: Rudi.








