Ny. Sagung Antari Jaya Negara Ajak Kader Posyandu Denbar Ubah Sampah Jadi Kebiasaan Baik

 Ny. Sagung Antari Jaya Negara Ajak Kader Posyandu Denbar Ubah Sampah Jadi Kebiasaan Baik

Foto: Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat memberikan arahan sosialisasi pengolahan sampah di Denpasar Barat.

DENPASAR, Letternews.net – Penguatan literasi lingkungan di tingkat akar rumput terus digencarkan di Kota Denpasar. Sebanyak 248 kader TP PKK dan Posyandu se-Kecamatan Denpasar Barat (Denbar) mengikuti sosialisasi dan penguatan kapasitas terkait pengolahan sampah berbasis sumber di kantor kecamatan setempat, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar ini bertujuan membekali para kader dengan pemahaman teknis pemilahan sampah skala rumah tangga. Harapannya, para kader mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:  FIXER di Bali siap mendukung Polri dalam menyukseskan event WWF Ke-10 Tahun 2024 di Bali

Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa pengolahan sampah bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata yang harus dimulai dari diri sendiri.

“Awalnya memang terasa merepotkan. Namun jika kita tekuni dan lakukan dengan baik, saya meyakini ini akan menjadi kebiasaan yang baik dan berdampak besar bagi lingkungan kita semua,” ungkap Ny. Sagung Antari di hadapan ratusan kader.

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Barat, Ny. Prima Dewi Yuswara, menegaskan bahwa keterlibatan kader PKK dan Posyandu adalah kunci strategis. Menurutnya, mengolah sampah dari sumbernya adalah bagian dari membangun kesadaran kolektif.

BACA JUGA:  TPA Suwung Segera Ditutup! Ny. Sagung Antari Ajak Ibu-Ibu Denpasar Jadi "Manajer Sampah" di Rumah Tangga

“Setiap sampah adalah tanggung jawab kita sendiri. Ketika kesadaran itu tumbuh, kita tidak hanya menjaga lingkungan saat ini, tetapi juga merawat masa depan anak cucu dan keasrian Kota Denpasar yang kita cintai,” tegas Ny. Prima Dewi.

Melalui pelatihan yang dibagi dalam dua sesi ini, para peserta dibekali metode pemilahan yang efektif agar volume sampah yang dibuang ke TPA dapat ditekan secara signifikan melalui manajemen yang benar di level rumah tangga.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: