
DENPASAR, Letternews.net – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan buka puasa bersama di Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara (GKN), Desa Sumerta Kelod, Jumat (27/2/2026) petang. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Denpasar ini menjadi potret nyata kuatnya tali silaturahmi dan toleransi antarumat beragama di Ibu Kota Provinsi Bali.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kemenkeu Bali, Sudarsono, Kajari Denpasar, Trimo, Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, serta tokoh-tokoh dari FKUB, MUI, dan DMI Kota Denpasar.
[irp]
Dalam sambutannya, Wawali Arya Wibawa menyampaikan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antarumat beragama di Kota Denpasar. Menurutnya, hubungan baik dengan asas Menyama Braya adalah kunci utama dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah.
“Momentum ini selaras dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara. Saya mengajak seluruh umat agar terus menjaga persatuan, kesatuan, dan saling toleransi, sehingga kerukunan di Denpasar tetap terjaga,” ujar Arya Wibawa.
Ia juga berharap di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini, iman dan ketakwaan umat semakin bertambah sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi program-pogram pembangunan di Kota Denpasar.
[irp]
Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Kemenkeu Bali, Sudarsono, mengapresiasi kehadiran pemerintah kota di tengah-tengah umat Muslim. Ia menegaskan bahwa hubungan antara umat Islam dengan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu telah terjalin sangat baik sejak lama.
“Kehadiran Bapak Wakil Walikota menjadi momentum untuk merekatkan silaturahmi. Ini adalah cerminan budaya lokal kita, di mana rasa Menyama Braya tetap menjadi fondasi dalam setiap kegiatan kemasyarakatan,” ungkap Sudarsono.
Suasana di Masjid Al-Amanah tampak semarak namun tetap khidmat. Sembari menunggu waktu berbuka, ratusan jamaah terlihat saling bertegur sapa, menambah hangatnya atmosfer bulan Ramadhan di Kota Denpasar.
Editor: Rudi.