Transformasi Digital Madrasah: Mafindo Bali Latih Ratusan Guru Gunakan AI untuk Pembelajaran Kreatif

 Transformasi Digital Madrasah: Mafindo Bali Latih Ratusan Guru Gunakan AI untuk Pembelajaran Kreatif

Foto: Mafindo Bali & Kanwil Kemenag Gelar ‘AI Goes To School’, Bekali 180 Guru Madrasah Teknologi Masa Depan

DENPASAR, Letternews.net – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Bali berkolaborasi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Bali resmi meluncurkan program AI Goes To School”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting ini diikuti oleh 180 guru dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Provinsi Bali.

Program unggulan MAFINDO ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang menargetkan pendampingan bagi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Dengan dukungan mitra strategis seperti Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), program ini dirancang untuk memastikan pendidik di Indonesia siap menghadapi era kecerdasan artifisial.

BACA JUGA:  Dari Tangan Wayan Koster, Guru dan Dosen Sejahtera

Meningkatkan Efisiensi Guru di Era Digital

Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Bali, Ibu Isyatir Rodiyah, S.Ag., yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali, menyambut antusias kegiatan ini. Menurutnya, AI bukan sekadar tren, melainkan alat bantu yang nyata untuk mempermudah administrasi guru, seperti penyusunan RPP dan modul ajar.

“Pelatihan ini sangat relevan. Guru tidak hanya belajar teori, tapi langsung praktik. Saya berharap kelas seperti ini diadakan rutin agar masyarakat pendidik di Bali semakin tangguh terhadap gempuran misinformasi berbasis AI,” ujar Ibu Isyatir dalam sambutannya.

BACA JUGA:  Jaksa Agung Tetapkan Tiga Tersangka Perkara Korupsi Pemberian Kredit PT Sritex

Melawan Disinformasi dengan Bijak Teknologi

Koordinator Mafindo Wilayah Bali, Dimas Fadhilah Aprilian Santosa, S.M., menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah literasi digital yang mendalam. Selain memanfatkan AI untuk menciptakan pengalaman belajar yang personal dan efektif, para guru juga dibekali pemahaman etika guna memitigasi risiko hoaks yang dihasilkan oleh teknologi KA (Kecerdasan Artifisial).

“Kami ingin membekali para guru agar mereka menjadi lebih kritis. AI memiliki potensi luar biasa, namun harus digunakan dengan cerdas dan bijak agar dampaknya positif bagi dunia pendidikan,” jelas Dimas.

BACA JUGA:  Oknum Guru Hamili Murid SMP

Kurikulum Pelatihan yang Komprehensif

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi intensif yang meliputi:

  • Pengenalan Teknologi KA: Dasar-dasar cara kerja AI.

  • Etika Pemanfaatan KA: Batasan moral dan aturan penggunaan teknologi.

  • Manajemen Prompt: Teknik memberikan perintah yang tepat kepada AI.

  • AI untuk Pembelajaran & Administrasi: Penggunaan alat AI untuk pengelolaan kelas dan peningkatan kinerja guru.

Selain sesi sinkronus, para guru juga diberikan akses ke platform Learning Management System (LMS) Mafindo Institute untuk pendalaman materi secara mandiri dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Usulkan 1 Desa 1 Pengacara di Bali untuk Tingkatkan Literasi Hukum Masyarakat

Komitmen Literasi Digital di Akar Rumput

Sinergi antara Mafindo Bali dan Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Bali ini diharapkan menjadi model ideal pemerataan literasi teknologi hingga ke akar rumput. Dengan kompetensi baru ini, guru madrasah di Bali diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum sekaligus membentengi siswa dari ancaman disinformasi.

BACA JUGA:  Wawali Arya Wibawa Dianugrahi Penghargaan Dwija Praja Nugraha Atas Komitmen Kemajuan Pendidikan

Tentang AI Goes To School

Program ini adalah inisiatif pelatihan nasional yang mendampingi 10.000 guru di Indonesia untuk mengintegrasikan Kecerdasan Artifisial ke dalam pembelajaran sehari-hari. Didukung oleh Google.org, AVPN, dan ADB, program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan relevan.

BACA JUGA:  RS Di Bali Harus Sudah Terakreditasi Tahun 2022 - 2023

Tentang MAFINDO

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) adalah organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2016. Dengan lebih dari 95.000 anggota online dan 1.000 sukarelawan, Mafindo berdedikasi memberantas misinformasi melalui berbagai program edukasi dan literasi digital di seluruh Indonesia.

Editor: Rudi.

.
Bagikan: