Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
Wajah Baru Samigita: Proyek Pantai Kuta Tembus 31 Persen, Pengisian Pasir Ditargetkan Mulai 15 Januari
Foto: Progres penataan Pantai Kuta (Samigita) tembus 31%. BWS Bali Penida targetkan pengisian pasir dimulai 15 Januari meski terkendala cuaca dan izin kapal.

KUTA, Letternews.net – Mega proyek penataan kawasan pesisir Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga awal Januari 2026, progres fisik penataan Pantai Kuta mencatatkan angka signifikan sebesar 31 persen, melampaui target awal yang dipatok hanya di kisaran 10 persen.
Meskipun capaian fisik melesat, proyek strategis di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida ini bukannya tanpa hambatan. Faktor cuaca ekstrem dan perizinan teknis menjadi tantangan utama di lapangan.
Fokus pada Breakwater dan Struktur Pengaman
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai I BWS Bali-Penida, Bambang Kardono, menjelaskan bahwa fokus saat ini adalah penyelesaian struktur pemecah gelombang (breakwater). Dari lima unit yang direncanakan, tiga di antaranya sudah rampung 100 persen.
“Februari ini diprediksi seluruh breakwater baru selesai dikerjakan. Struktur ini sangat vital untuk menjaga stabilitas pasir yang akan kita hamparkan nanti agar tidak tergerus kembali oleh gelombang laut,” ujar Bambang, Selasa (06/01/2026).
Kendala ‘Sand Nourishment’ dan Solusi Kapal Sedot
Tantangan terbesar muncul pada tahap pengisian pasir (sand nourishment). Rencana yang seharusnya dimulai sejak Desember 2025 terpaksa bergeser akibat kendala perizinan kapal penghisap pasir dan ombak besar yang menghambat operasional di laut.
Namun, tim teknis tidak tinggal diam. Saat ini, instalasi pipa menuju laut tengah dipasang untuk menghubungkan area pantai dengan kapal penyedot. “Insya Allah, kemungkinan tanggal 15 Januari 2026 pengisian pasir sudah bisa beroperasi secara penuh,” tambahnya.
Pembagian Tiga Zona Penataan
Proyek ini dikerjakan secara sistematis dengan membagi kawasan menjadi tiga zona utama guna mengembalikan lebar pantai yang hilang akibat abrasi bertahun-tahun:
-
Zona 1 (Pantai Sekeh – Bandara): Pengisian pasir sepanjang 490 meter (160 ribu m³).
-
Zona 2 (Pantai Sekeh – Kuta): Wilayah terluas sepanjang 2,85 km (310 ribu m³).
-
Zona 3 (Kuta – Petitenget): Meliputi Legian dan Seminyak sepanjang 2 km (140 ribu m³).
Kepala SNVT PJSA BWS Bali-Penida, I Gede Lanang Sunu Perbawa, menegaskan bahwa proyek ini adalah langkah strategis Kementerian PUPR. “Kami ingin mengamankan pantai dari abrasi sekaligus mengakomodir aktivitas pariwisata dan masyarakat lokal agar kembali nyaman seperti semula,” tutupnya.
Keseluruhan proyek penataan pesisir Samigita ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada November 2026.
Editor: Rudi.







