Sertifikat SHGB “Misterius”: Ada Apa di Balik Proyek Mangrove KEK Kura-Kura Bali?
Bali “Sepi” Hanya Mitos! Gubernur Bali Tegaskan Kunjungan Wisman Melonjak Tajam Jelang Libur Nataru
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster buka Lokasabha XII MGPSSR di Puspem Badung. Tegaskan tolak sampradaya asing & bahas Haluan Bali 100 Tahun.

DENPASAR, Letternews.net – Menjelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gubernur Bali memberikan pernyataan tegas untuk menepis isu miring yang menyebut pariwisata Pulau Dewata sedang lesu. Sebaliknya, data di lapangan menunjukkan tren kenaikan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang signifikan melalui pintu masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Pernyataan ini dikeluarkan menyusul adanya narasi di media sosial yang mengeklaim beberapa kawasan wisata di Bali tampak sepi pengunjung.
Data Membantah Spekulasi
Gubernur Bali menekankan bahwa indikator utama geliat pariwisata, yakni occupancy rate (tingkat keterhunian kamar hotel), justru merangkak naik di berbagai kawasan strategis seperti Kuta, Seminyak, Canggu, hingga Uluwatu.
“Isu Bali sepi itu tidak berdasar. Data dari Angkasa Pura dan imigrasi menunjukkan angka kedatangan internasional terus meningkat setiap harinya menjelang akhir tahun. Kita sedang bersiap menyambut puncak arus liburan Nataru,” tegas Gubernur dalam keterangannya di Denpasar. Senin, 22 Desember 2025.
Pergeseran Tren Wisatawan
Gubernur menjelaskan bahwa jika ada persepsi “sepi” di titik tertentu, hal itu kemungkinan besar disebabkan oleh pergeseran preferensi wisatawan. Saat ini, wisatawan tidak lagi menumpuk di satu titik pusat, melainkan mulai tersebar ke wilayah Bali Utara, Timur, hingga Barat yang menawarkan konsep eco-tourism dan ketenangan.
“Bali saat ini lebih terdistribusi. Wisatawan mencari pengalaman baru di pelosok desa wisata, sehingga tidak terjadi penumpukan yang menyesakkan di satu area saja. Ini justru bagus untuk pemerataan ekonomi,” imbuhnya.
Kesiapan Keamanan dan Infrastruktur
Pemerintah Provinsi Bali bersama Polda Bali dan instansi terkait telah menyiagakan personel untuk memastikan kenyamanan wisatawan selama Nataru. Mulai dari rekayasa lalu lintas di titik rawan macet hingga pengawasan protokol keamanan di objek wisata populer.
“Kami mengundang seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk merayakan akhir tahun di Bali. Kami menjamin Bali tetap aman, nyaman, dan tentu saja sangat meriah untuk dikunjungi,” pungkas Gubernur.
Editor: Rudi.







