Wayan Koster Maju 3 Periode? Jubir Gubernur Bali: Itu Hoaks, Jangan Mau Diadu Domba!
Wayan Koster Maju 3 Periode? Jubir Gubernur Bali: Itu Hoaks, Jangan Mau Diadu Domba!
Foto: Juru Bicara Gubernur Bali, Gus Wawan, tegas membantah isu Wayan Koster maju 3 periode. Simak klarifikasi lengkap terkait aturan UU dan fokus kerja Gubernur!

DENPASAR, Letternews.net — Juru Bicara Gubernur Bali, I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati, yang akrab disapa Gus Wawan, secara tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa Gubernur Wayan Koster akan maju untuk periode ketiga. Kabar tersebut dipastikan merupakan informasi bohong atau hoaks yang tidak berdasar.
Dalam keterangan resminya, Gus Wawan meluruskan dua poin krusial untuk mengakhiri spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat:
1. Konstitusi Membatasi Masa Jabatan
Gus Wawan menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang yang berlaku saat ini, jabatan kepala daerah seperti Gubernur hanya diperbolehkan maksimal dua periode.
“Aturannya sudah sangat jelas dan belum ada perubahan. Secara konstitusi, masa jabatan maksimal adalah dua periode. Jadi, kabar maju tiga periode itu mustahil secara hukum,” ujar Gus Wawan, Jumat (8/5/2026).
2. Fokus Kerja, Bukan Jabatan
Selain aspek regulasi, Gus Wawan mengungkapkan bahwa Gubernur Wayan Koster sama sekali tidak memiliki niat, apalagi ambisi, untuk melangkah ke periode ketiga. Fokus utama Wayan Koster saat ini adalah menuntaskan janji politik dan program kerja di periode keduanya.
Salah satu fokus terbesarnya adalah penyelesaian masalah lingkungan, yakni pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun depan.
“Bapak Gubernur sama sekali tidak pernah terpikir untuk menjabat tiga periode. Fokus beliau adalah merampungkan program kerja demi kesejahteraan rakyat Bali,” tambahnya.
Pesan untuk Masyarakat: Saring Sebelum Sharing
Pihak Gubernur Bali menyayangkan adanya oknum tertentu yang sengaja menyebarkan isu ini untuk menciptakan kegaduhan dan mengadu domba masyarakat. Gus Wawan mengimbau masyarakat Bali untuk lebih cerdas dalam memilah informasi di media sosial.
“Seluruh masyarakat Bali agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu tidak bertanggung jawab. Mari cerdas bermedia sosial, selalu saring sebelum sharing,” pungkas Gus Wawan.
Editor: Rudi.







