Wawali Arya Wibawa Kawal Langsung Duta Denpasar: Sekehe Telung Barung Siap Guncang Panggung Barong PKB XLVIII!

 Wawali Arya Wibawa Kawal Langsung Duta Denpasar: Sekehe Telung Barung Siap Guncang Panggung Barong PKB XLVIII!

Foto: Wawali Denpasar Arya Wibawa tinjau persiapan Sekehe Telung Barung Penatih untuk Lomba Tari Barong PKB XLVIII. Pastikan materi & spiritualitas penari siap tempur!

DENPASAR, Letternews.net — Persiapan Kota Denpasar menuju Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 semakin intensif. Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turun langsung meninjau proses pembinaan Sekehe Gong Telung Barung, Desa Adat Penatih, yang akan mewakili Ibu Kota dalam Wimbakara (Lomba) Tari Barong.

Bertempat di Pura Penataran Agung Desa Adat Penatih, Kamis (7/5) petang, kehadiran Wawali Arya Wibawa bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik, mental, hingga ketepatan materi seni yang akan dipentaskan di panggung budaya tertinggi di Bali tersebut.

BACA JUGA:  Wujudkan Pelayanan Prima, Pemkot Denpasar Ikuti Penilaian Zona Integritas

Seniman Muda: Penjaga Identitas Budaya Denpasar

Dalam kunjungannya, Wawali Arya Wibawa memberikan apresiasi tinggi kepada para seniman muda, pembina, dan koordinator yang telah berlatih tanpa lelah. Menurutnya, dedikasi ini adalah fondasi utama bagi Denpasar untuk mempertahankan jati diri di tengah modernisasi.

“Konsistensi para seniman muda dalam menjaga warisan seni tradisi adalah salah satu kekuatan Kota Denpasar. Pemerintah senantiasa memberikan dukungan penuh agar para duta kita dapat tampil optimal dan membanggakan,” tegas Arya Wibawa.

Turut hadir memberikan dukungan dalam peninjauan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Marhaendra Jaya dan AA. Gede Agung Suyoga, serta Anggota DPRD Kota Denpasar I Ketut Budha bersama tim pembina seni kota.

BACA JUGA:  Wujud Pelestarian Tradisi, Arya Wibawa Apresiasi Karya Penglukatan Massal di Desa Adat Denpasar

Bukan Sekadar Lomba, Tapi Nilai Spiritual

Koordinator Sekehe Telung Barung, Gusti Agung Febriana Iswara Putra, menjelaskan bahwa persiapan kali ini mencakup latihan fisik dan teknik tari dengan kompleksitas tinggi. Tari Barong bukan hanya soal estetika gerak, namun juga melibatkan kedalaman rasa dan nilai spiritual.

“Kami melakukan latihan intensif untuk mempersiapkan mental penampil. Tari Barong mengedepankan nilai spiritual vertikal, sehingga para seniman benar-benar harus mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” jelas Febriana.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: