Wajah Baru Mendominasi, Hasil Muswil VII KAHMI Bali Sisakan Satu Presidium Petahana
Foto: Muhammad Ridwan (Petahana / Jurnalis Senior & Pemred Radarbali.id), Achmad Baidowi (Wajah Baru / Mantan Anggota Bawaslu Kota Denpasar & Praktisi Bisnis), Eko Rahman H. (Wajah Baru / Praktisi Sektor Tenaga Ahli Daerah), Ruslan (Wajah Baru / Pebisnis & Sekretaris Umum DPW PKB Bali), Ibnu Hajar / Mozar (Wajah Baru / Tokoh Jaringan Aktivis Muda)

DENPASAR, Letternews.net – Gelombang penyegaran kepemimpinan melanda Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Bali. Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Bali yang berlangsung demokratis secara resmi melahirkan nakhoda baru untuk periode lima tahun ke depan. Hasilnya mengejutkan, mayoritas kandidat petahana harus tersingkir dan digantikan oleh deretan wajah baru yang membawa energi segar bagi organisasi.
Proses pemilihan yang berlangsung ketat ini mengandalkan mekanisme pemungutan suara dari sembilan Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Bali. Dari total 12 kandidat lintas latar belakang yang bersaing memperebutkan lima kursi pimpinan, konstelasi suara menunjukkan arah perubahan yang masif dari akar rumput.
Muhammad Ridwan Jadi Satu-Satunya Petahana yang Bertahan
Dari lima posisi Presidium KAHMI Bali periode sebelumnya, hanya satu nama petahana yang sukses mempertahankan posisinya. Muhammad Ridwan, yang dikenal luas sebagai jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi Radarbali.id, melaju mulus menjadi satu-satunya petahana yang kembali terpilih, bahkan sukses mengamankan perolehan suara tertinggi.
Sementara itu, empat kursi presidium lainnya resmi diduduki oleh para pendatang baru yang siap memberikan warna baru. Berikut adalah formasi lengkap lima Presidium Terpilih KAHMI Provinsi Bali:
-
Muhammad Ridwan (Petahana / Jurnalis Senior & Pemred Radarbali.id)
-
Achmad Baidowi (Wajah Baru / Mantan Anggota Bawaslu Kota Denpasar & Praktisi Bisnis)
-
Eko Rahman H. (Wajah Baru / Praktisi Sektor Tenaga Ahli Daerah)
-
Ruslan (Wajah Baru / Pebisnis & Sekretaris Umum DPW PKB Bali)
-
Ibnu Hajar / Mozar (Wajah Baru / Tokoh Jaringan Aktivis Muda)
Di sisi lain, empat kandidat petahana lainnya, yakni Umar Ibnu Alkhatab, M. Ali Fauzi, Habib S. Prayoga, dan Azizudin, harus berlapang dada karena belum berhasil melaju dalam pemilihan kali ini. Nasib serupa juga dialami oleh deretan kandidat baru lainnya seperti Roby Awardana, Fachrudin Piliang, dan Eka Hasibuan yang belum memperoleh suara dominan.
Kolaborasi Strategis Kader Muda Lintas Profesi
Struktur kepemimpinan majelis wilayah yang baru ini dinilai sangat ideal karena mewakili pola kolaborasi kader muda dengan latar belakang profesi yang sangat beragam. Mulai dari unsur media, penyelenggara pemilu, birokrasi, politik, hingga dunia usaha.
Kombinasi antara ketajaman analisis media dari Muhammad Ridwan, pengalaman regulasi pemilu dari Achmad Baidowi, taktisnya jaringan birokrasi Eko Rahman, kepiawaian bisnis-politik Ruslan, serta luasnya jejaring kepemudaan milik Ibnu Hajar, diyakini akan membuat gerakan KAHMI Bali jauh lebih progresif.
Usai ditetapkan secara sah oleh pimpinan sidang yang terdiri dari unsur Majelis Nasional dan Majelis Daerah, kelima presidium terpilih tersebut langsung menyatakan kesiapannya untuk bersinergi menjalankan amanah organisasi. Kehadiran para wajah baru ini diharapkan mampu menstimulasi peran KAHMI untuk lebih berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah Bali di berbagai sektor strategis.
Editor: Rudi.









