LetterNews
03 November 2026
01:09 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
12 August 2026 23:52 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 12 August 2026, 23:52 WITA

Tutup Bina Posyandu X 2026, Putri Koster Dorong Kader Gercep dan Adaptif Terhadap Transformasi Pelayanan

Foto: Penutupan yang digelar di Aula UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman Kertalangu, Denpasar tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta

DENPASAR, Letternews.net – Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, secara resmi menutup kegiatan Bina Posyandu X Tahun 2026 yang diikuti oleh jajaran pengurus dari Kabupaten Buleleng, Rabu (12/8/2026). Penutupan yang digelar di Aula UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman Kertalangu, Denpasar tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Kegiatan yang berlangsung intensif selama tiga hari sejak 10 hingga 12 Agustus 2026 ini melibatkan sebanyak 113 pengurus TP Posyandu Buleleng dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan.

Putri Koster menyampaikan rasa bangga dan syukur atas tuntasnya Bina Posyandu gelombang pertama ini. Ia menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terkait transformasi Posyandu yang mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

“Langkah pertama yang kita butuhkan adalah mengubah pola pikir tentang Posyandu. Sejalan dengan transformasi, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi memiliki peran yang lebih luas dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat,” ungkap Putri Koster, Rabu (12/8/2026).

[irp]

Transformasi Enam Pelayanan Dasar dan Peran Kader

Melalui regulasi baru tersebut, Posyandu kini menitikberatkan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Beberapa arahan penting yang ditekankan dalam penutupan acara meliputi:

  • Penyebaran Informasi: Pengurus TP Posyandu yang telah dilatih diminta secara masif meneruskan pengetahuan kepada para kader di tingkat tapak.

  • Sikap Gercep dan Inovatif: Kader Posyandu didorong agar lebih cepat tanggap, kreatif, serta inovatif dalam menjalankan pelayanan dasar di tengah masyarakat.

[irp]

  • Peka Terhadap Lingkungan: Kader diminta lebih peka mengidentifikasi berbagai masalah sosial masyarakat di lingkungannya, untuk kemudian dikoordinasikan bersama pemerintah desa guna mencari solusi bersama.

Putri Koster berharap melalui penguatan kapasitas ini, Posyandu di seluruh Bali mampu bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang solid, responsif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Editor: Rizal