LetterNews
22 September 2026
12:00 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Tingkatkan Mutu Pendidikan Abad ke-21, FKIP Unmas Denpasar Latih Guru SMPN 17 Denpasar Susun Asesmen Berbasis HOTS

Foto: Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 17 Denpasar pada Kamis (11/6/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Guna mencetak generasi muda Bali yang kritis, kreatif, dan kompetitif di era global, kualitas instrumen evaluasi pembelajaran di sekolah terus ditingkatkan. Merespons tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMP Negeri 17 Denpasar pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan PKM kali ini mengusung tema yang sangat strategis, yaitu “Pendampingan Pengembangan dan Implementasi Asesmen Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa”.

Diikuti oleh 13 orang guru mata pelajaran setempat, lokakarya edukatif ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan, Putu Suarniti Noviantari, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama. Agenda ini dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman taktis serta keterampilan aplikatif para tenaga pendidik dalam menyusun sistem penilaian yang bermutu tinggi.

[irp]

Kupas Karakteristik Soal HOTS untuk Stimulasi Berpikir Kritis Siswa

Dalam pemaparannya, Putu Suarniti Noviantari mengupas tuntas tiga pilar materi krusial, mulai dari konsep dasar Higher Order Thinking Skills (HOTS), karakteristik mendasar pembuatan soal HOTS pada mata pelajaran matematika, hingga strategi stimulasi optimal untuk memicu daya berpikir kritis dan kreatif anak didik.

Melalui transfer ilmu dan sesi diskusi interaktif, para guru diajak untuk bermigrasi dari model evaluasi hafalan (konvensional) menuju rancangan asesmen inovatif. Model ini menuntut siswa tidak sekadar menghafal rumus, melainkan mampu menganalisis fenomena, mengevaluasi data, hingga memecahkan masalah (problem solving) secara kontekstual dan kreatif.

“Asesmen yang baik harus mampu menjadi pemantik bagi siswa untuk bernalar logis. Guru memiliki peran besar untuk merancang soal-soal yang menantang daya analisis anak, sehingga mereka terbiasa berpikir runut dan solutif dalam menghadapi persoalan nyata,” urai Putu Suarniti Noviantari.

[irp]

Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi Unmas Denpasar di Dunia Sekolah

Sepanjang pelatihan berlangsung, atmosfer akademis di SMP Negeri 17 Denpasar tampak sangat hidup. Para peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa tinggi, yang tecermin dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab serta simulasi bedah kasus penerapan asesmen HOTS untuk kelas matematika.

Ketua pelaksana kegiatan menegaskan bahwa program PKM ini merupakan bagian integral dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dijalankan oleh civitas akademika Unmas Denpasar. Melalui sinergi ini, FKIP Unmas Denpasar berkomitmen memberikan kontribusi riil dan berdampak instan dalam mendongkrak kualitas pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi guru di akar rumput.

Sinergi berkelanjutan ini diharapkan dapat mempermudah para guru dalam menelurkan instrumen penilaian yang adaptif, edukatif, dan efektif. Output jangka panjangnya adalah lahirnya ekosistem belajar yang suportif bagi tumbuh kembangnya profil pelajar bernalar kritis yang siap menjawab berbagai tuntutan kompleks kompetensi abad ke-21.

Editor: Rudi.