LetterNews
03 November 2026
07:02 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
31 May 2026 23:52 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 31 May 2026, 23:52 WITA

Tembus Transaksi Rp6,9 Triliun, Gubernur Koster Apresiasi BBTF 2026 dan Dorong Perluasan Jangkauan di 2027

Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster, saat menghadiri konferensi pers penutupan BBTF 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Sabtu (30/5/2026).

BADUNG, Letternews.net – Ajang Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 sukses mencatatkan capaian gemilang dengan total nilai transaksi menyentuh angka Rp6,9 triliun rupiah. Prestasi besar ini mendapat apresiasi mendalam dari Gubernur Bali, Wayan Koster, saat menghadiri konferensi pers penutupan BBTF 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Sabtu (30/5/2026).

Gubernur Koster menegaskan bahwa kesuksesan pameran pariwisata business-to-business (B2B) terbesar di Indonesia ini semakin memperkuat posisi strategis Bali sebagai lokomotif utama pariwisata dunia.

[irp]

Bali Jadi Lokomotif Utama, Sumbang 45 Persen Devisa Pariwisata Nasional

Dalam paparannya, Gubernur Koster mengungkapkan data konkret mengenai performa pariwisata Bali yang terus menunjukkan tren lonjakan positif pascapandemi. Pada tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) via udara ke Bali mencetak sejarah tertinggi dengan torehan 7,05 juta orang.

Angka tersebut berkontribusi sekitar 45 persen dari total kunjungan wisman nasional yang mencapai 15,3 juta orang. Secara ekonomi, perputaran uang dari sektor pariwisata di Bali juga sangat masif bagi kas negara.

  • Devisa Langsung: Menghasilkan devisa pariwisata lebih dari Rp17 triliun.

  • Perputaran Ekonomi: Mencatat total perputaran ekonomi hingga Rp176 triliun.

  • Proporsi Nasional: Menyumbang 55 persen dari total perputaran ekonomi pariwisata nasional yang berada di angka Rp320 triliun.

“Pulau Bali yang kecil ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Indonesia. Angka-angka ini konkret dan menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi lokomotif pariwisata nasional. Untuk itu, Pemprov Bali siap memberikan dukungan penuh agar cakupan BBTF 2027 jauh lebih besar,” tegas Koster.

[irp]

Komitmen Bereskan Macet, Sampah, Hingga Energi Bersih

Menjawab tantangan global, Koster memastikan pemerintah terus bergerak cepat merampungkan tiga masalah mendasar demi menjaga fondasi pariwisata yang berkualitas dan bermartabat:

  1. Pengolahan Sampah: Program konversi sampah menjadi energi listrik siap berjalan mulai 8 Juli 2026, disusul operasional penuh proyek sampah regional Denpasar-Badung pada 2028.

  2. Infrastruktur Jalan: Mempercepat pembangunan jalur-jalur strategis di kawasan Badung guna mengurai titik kemacetan pariwisata dengan sokongan dari pemerintah pusat dan DPR RI.

  3. Kemandirian Energi: Mengarahkan Bali menuju zona mandiri energi bersih berkelanjutan tanpa bergantung pada pasokan luar atau bahan bakar fosil.

[irp]

Pemerintah juga bersikap tegas menindak wisman nakal yang melanggar aturan dresta dan adat Bali lewat panduan do’s and don’ts.

“Kami tidak segan menertibkan dan mendeportasi wisatawan yang melanggar ketentuan. Pariwisata Bali harus berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat. Pariwisata tidak boleh menurunkan harkat bangsa,” cetus Gubernur asal Desa Sembiran tersebut.

Indikator Ekonomi Tetap Tangguh di Tengah Isu Global

Meskipun dinamika global seperti konflik Timur Tengah membayangi, pasar ekonomi pariwisata Bali terbukti sangat tangguh. Pendapatan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) hingga Mei 2026 sukses menyentuh Rp2,89 triliun, alias naik sekitar Rp300 miliar dibanding periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp2,6 triliun.

Untuk mendongkrak lama tinggal (long stay) wisatawan, Koster segera berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan guna membuka rute penerbangan langsung (direct flight) baru dari negara potensial seperti Rusia, Tiongkok, dan Australia.

[irp]

Ajang BBTF 2026 sendiri berhasil mempertemukan 407 buyer dari 44 negara dengan 286 seller dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kehadiran Dinas Pariwisata DKI Jakarta yang memboyong 15 seller unggulan.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, membocorkan bahwa edisi ke-13 tahun depan rencananya digelar pada 9–11 Juni 2027 dengan menggandeng NTB dan NTT. “Ada rencana konsepnya meluas menjadi Bali and Nusra Travel Fair demi memperkuat konektivitas Indonesia Timur,” pungkasnya.

Editor: Rudi.