Tajamkan Pikiran dan Sradha Bhakti, Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Tumpek Landep

 Tajamkan Pikiran dan Sradha Bhakti, Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Tumpek Landep

Foto: KHIDMAT: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat mengikuti prosesi persembahyangan dan penyucian pusaka pada Rahina Suci Tumpek Landep di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Sabtu (18/4). Kegiatan ini bertujuan untuk memohon tuntunan pikiran yang tajam dan bijaksana dalam melayani masyarakat.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka memperingati Rahina Suci Tumpek Landep pada Sabtu (18/4). Kegiatan yang dipusatkan di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Selain mengikuti persembahyangan, Walikota Jaya Negara juga berkesempatan mengikuti prosesi pembersihan (penyucian) pusaka keris yang ada di pura setempat. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Wibawa, jajaran Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

BACA JUGA:  Denpasar Tuan Rumah CityNet Asia Pacific ke-45: Walikota Jaya Negara Dorong Harmoni Berbasis Tri Hita Karana

Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa persembahyangan ini merupakan agenda rutin untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Baginya, Tumpek Landep adalah momentum penting untuk menyucikan diri, menajamkan pikiran, serta menyucikan segala sarana pendukung kehidupan sehari-hari.

“Melalui Tumpek Landep ini, kami berharap seluruh komponen masyarakat, khususnya jajaran Pemkot Denpasar, dapat terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat ketajaman pikiran (landep) dalam menjalankan tugas pelayanan,” ujar Jaya Negara.

BACA JUGA:  Pengurus Koni Kota Denpasar Masa Bhakti 2025-2029 Dikukuhkan, Walikota Jaya Negara Tekankan Kemajuan Organisasi, Berikan Kontribusi Untuk Kemajuan Olahraga

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi modern dengan nilai-nilai spiritual serta budaya lokal, sebagai wujud nyata implementasi ajaran Tri Hita Karana.

Upacara persembahyangan ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kompyang Beji dari Griya Beji Taman Santi, Sanglah. Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menambahkan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan keharmonisan antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: