LetterNews
03 November 2026
04:22 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
02 March 2026 23:10 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 02 March 2026, 23:10 WITA

Satu-satunya di Indonesia! Bali Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos dan Kartu Kesejahteraan

Foto: Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat mewakili Gubernur Bali dalam audiensi penguatan implementasi kartu kesejahteraan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali

DENPASAR, Letternews.net – Provinsi Bali resmi ditetapkan sebagai daerah percontohan (pilot project) pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mengimplementasikan digitalisasi bantuan sosial serta kartu usaha produktif secara terintegrasi di tingkat provinsi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat mewakili Gubernur Bali dalam audiensi penguatan implementasi kartu kesejahteraan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (2/3/2026).

[irp]

Bali Jadi Barometer Nasional

Penetapan Bali sebagai daerah percontohan merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Dewan Ekonomi Nasional. Dewa Made Indra menyatakan bahwa terpilihnya Bali menunjukkan kesiapan infrastruktur dan SDM di Pulau Dewata dalam mendukung transformasi digital nasional.

“Bali menjadi satu-satunya provinsi yang melaksanakan program ini secara menyeluruh dan terintegrasi. Ini adalah komitmen kita untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat,” ujar Dewa Indra.

[irp]

Transparansi dan Pendekatan “Jemput Bola”

Dewa Indra menjelaskan bahwa melalui sistem digital, seluruh proses mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan akan jauh lebih transparan, akurat, dan akuntabel. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir potensi salah sasaran dalam distribusi bantuan pemerintah.

Meski berbasis digital, Pemprov Bali menjamin tidak akan ada masyarakat yang terpinggirkan, terutama mereka yang belum memiliki akses teknologi. “Pemerintah tetap memastikan seluruh masyarakat terlayani. Kami akan menerapkan pendekatan jemput bola bagi warga yang terkendala akses teknologi digital,” jelas birokrat asal Pemuteran tersebut.

[irp]

Sinergi Pusat dan Daerah

Audiensi ini menghadirkan narasumber strategis dari pemerintah pusat, di antaranya Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Maliki, serta Deputi Bidang Transformasi Digital Kementerian PANRB Cahyono Tri Birowo.

Pertemuan ini kemudian dilanjutkan dengan rapat teknis untuk mematangkan langkah implementasi di lapangan. Sinergi ini diharapkan menjadikan Bali sebagai model kesuksesan digitalisasi bantuan sosial yang nantinya akan diduplikasi oleh daerah lain di Indonesia.

Editor: Rudi.