
DENPASAR, Letternews.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) di Denpasar, Selasa (4/8/2026).
Bekerja sama dengan Yayasan Insan Mandiri Home Schooling, YBM PLN menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada lima siswa penerima manfaat, yakni Meutia Salma Afisa, Gusti Rangga, Kaka Barkah, Natasya Sisilia, dan Raziq Syafid Mirza.
Selain beasiswa, YBM PLN memberikan bingkisan apresiasi kepada para orang tua siswa serta menyalurkan dana bantuan operasional guna mendukung pengadaan sarana dan prasarana belajar di yayasan tersebut.
“Pendidikan adalah fondasi penting bagi masa depan. PLN ingin memastikan manfaat kehadiran kami tidak hanya dirasakan melalui pasokan listrik yang andal, tetapi juga lewat kepedulian nyata bagi pendidikan inklusif,” tegas General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim.
[irp]
Seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) pegawai PLN yang dipotong berkala melalui sistem pemotongan gaji (payroll).
Poin-poin penting dari program bantuan sosial ini meliputi:
Dukungan Pendidikan Inklusif: Membuka kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus sesuai potensi masing-masing.
Apresiasi Orang Tua: Memberikan bingkisan khusus bagi para orang tua yang setia mendampingi tumbuh kembang buah hatinya.
[irp]
Penguatan Sarana Belajar: Penyaluran dana operasional untuk Yayasan Insan Mandiri Home Schooling guna mengoptimalkan fasilitas pembelajaran.
Pengelolaan Transparan: Dana ZISWAF dikelola secara profesional oleh YBM PLN untuk disalurkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.
Ketua Yayasan Insan Mandiri Home Schooling, Ridwan Purnomo, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi ini. Menurutnya, kepedulian dari YBM PLN menjadi suntikan semangat besar bagi anak-anak dan orang tua untuk menatap masa depan yang lebih cerah.
Editor: Lilla