LetterNews
22 September 2026
17:13 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Remaja 17 Tahun Asal Dalung Terseret Arus di Pantai Pererenan, Basarnas Terjunkan Drone Thermal

Foto: Tim SAR melakukan penyisiran sepanjang pantai

BADUNG, Letternews.net – Tim SAR gabungan terus berjuang melakukan upaya pencarian intensif terhadap seorang remaja bernama Made Cristian Jonathan (17). Korban yang berasal dari Jalan Tibung Anyar, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung tersebut dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Pererenan pada Sabtu sore (11/7/2026) sekitar pukul 17.40 WITA.

Pencarian yang berlangsung hingga Minggu (12/7/2026) belum membuahkan hasil, dan operasi penyelamatan kembali dilanjutkan pada Senin pagi (13/7/2026) mulai pukul 06.00 WITA dengan memperluas area penyisiran.

[irp]

Kronologi Kejadian: Satu Selamat Mandiri, Satu Ditolong Balawista

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari Satpolair Polsek Kuta Utara.

Peristiwa naas ini bermula ketika korban bersama dua orang rekannya datang untuk mandi di Pantai Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WITA. Namun, kondisi cuaca dan gelombang pantai yang mendadak membesar membuat ketiganya tergulung ombak dan terseret arus laut yang kuat.

Satu orang rekan korban beruntung karena berhasil berenang menyelamatkan diri ke pesisir pantai. Sementara itu, satu rekan lainnya sempat terjebak di tengah laut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas Balawista Pantai Pererenan yang bersiaga di lokasi. Sayangnya, Made Cristian Jonathan luput dari jangkauan dan hilang ditelan ombak.

[irp]

Kendala Gelombang Tinggi dan Pengerahan Drone Udara

Upaya pencarian di perairan menghadapi tantangan yang cukup berat akibat faktor alam. Gelombang tinggi di sekitar Pantai Pererenan sempat menyulitkan pergerakan tim rescue yang berada di laut.

Alat Utama yang Diterjunkan: Untuk menyiasati kendala alam tersebut, Tim SAR gabungan mengerahkan armada berlapis, mulai dari satu unit rubber boat (perahu karet) di lokasi kejadian serta one unit jetski untuk mencakup area pencarian lepas pantai yang jauh lebih luas.

Tak hanya menyisir permukaan laut, operasi gabungan ini juga memaksimalkan pemantauan dari udara dengan menerbangkan total empat unit drone.

“Untuk melaksanakan penyisiran dari udara, dikerahkan empat unit drone. Satu unit merupakan drone thermal (pendeteksi suhu panas tubuh) milik Basarnas, sedangkan tiga unit drone lainnya diterbangkan oleh pihak keluarga korban. Pemantauan udara ini krusial untuk memberikan gambaran visual cepat jika sewaktu-waktu tubuh korban terlihat mengapung, sehingga tim di laut bisa langsung melakukan evakuasi,” terang Nyoman Sidakarya.

[irp]

Sinergi Total Unsur SAR Gabungan

Operasi kemanusiaan berskala besar ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur lintas instansi. Ratusan personel diterjunkan ke lapangan yang meliputi Basarnas Bali, Polair Polres Badung, Balawista Pantai Munggu, Balawista Pantai Pererenan, Balawista Pantai Kuta, Babinsa Desa Munggu, Linmas Desa Munggu, serta dibantu secara gotong royong oleh pihak keluarga korban.

Editor: Rudi

Mari bergabung bersama kami!